Page 140 - 129 cover
P. 140
Bab 7 Evolusi
Fosil-fosil jarang ditemukan dalam keadaan lengkap (utuh),
umumnya merupakan suatu bagian atau beberapa bagian
tubuh makhluk hidup. Faktor-faktor yang menyebabkan
jarang ditemukan fosil dalam keadaan lengkap, yaitu:
1) terjadinya lipatan batuan bumi;
2) pengaruh air, angin, dan bakteri pembusuk;
3) hewan pemakan bangkai;
4) jenis organisme, ada organisme yang tidak mungkin
menjadi fosil, misalnya Amoeba;
5) keadaan lingkungan yang tidak memungkinkan suatu
bagian tubuh organisme menjadi fosil.
a. Penemuan fosil kuda
Fosil paling lengkap di berbagai lapisan bumi adalah hasil
temuan penyidik Amerika, Marsh, dan Osbom berupa fosil kuda.
Perubahan yang ditunjukkan fosil-fosil kuda merupakan
petunjuk kebenaran evolusi, yaitu perubahan secara berangsur-
angsur dalam jangka waktu lama yang disebabkan oleh pada
setiap zaman geologi ditemukan fosil-fosilnya secara lengkap.
Fosil jenis kuda pertama diperkirakan hidup puluhan juta tahun
yang lalu.
Kuda pertama hidup kira-kira 60 juta tahun yang lalu pada
zaman Eosin. Oleh para ahli, kuda pertama ini diberi nama
Hyracotherium (Eohippus). Dari kerangka fosil diketahui bahwa
kuda ini hanya sebesar kucing. Jumlah jari kaki belakangnya
tiga. Jika dibandingkan Hyracotherium (Eohippus) dengan Equus Eohippus
(kuda zaman sekarang) tampak sekali perbedaannya. Dari Hyracotherium
Gambar 7.8, kamu dapat mempelajari bagaimana proses evolusi 60 juta tahun
kuda berlangsung. Teori evolusi ditunjukkan dengan sederetan yang lalu
↓
fosil yang ditemukan dalam lapisan bumi tua ke muda yang
menunjukkan perubahan secara berangsur-angsur. Mesohippus
40 juta tahun
yang lalu
↓
Eohippus (Eosin) Pliohippus (Pliosin) 30 juta tahun
Sumber: Encarta Library 2005 yang lalu
Meryhippus
↓
Mesohippus (Oligosin) Equus (Pleistosin) 10 juta tahun
Pliohippus
yang lalu
↓
Equus
yang lalu
Merychippus (Miosin)
Gambar 7.8
Evolusi kuda dimulai dari
60 juta tahun yang lalu hingga
sekarang
129

