Page 74 - 129 cover
P. 74
Bab 4 Reproduksi Sel
2. Pembelahan Mitosis
Mitosis terjadi pada proses perbanyakan sel atau proses
pertumbuhan suatu jaringan. Contohnya, pada pembentukan
sel-sel darah merah atau pertumbuhan jaringan di daerah Interfase
meristem. Mitosis merupakan periode pembelahan sel yang
menghasilkan sel anak dengan jumlah kromosom sama seperti
induknya, yaitu 2n. Mitosis dapat dibagi menjadi 4 tahap, yaitu
profase, metafase, anafase, dan telofase. Untuk mengetahui
tahap-tahap pembelahan mitosis tersebut, mari cermati Profase
pembelahan berikut ini.
a. Profase
1) Nukleolus tidak tampak lagi dan membran nukleus telah
melebur. Prometafase
2) Kromatin mengalami penebalan dan memendek menjadi
kromosom sehingga bisa dilihat dibawah mikroskop.
Benang-benang kromosom berpasangan, tiap-tiap
kromosom menggandakan diri membentuk struktur simetris
yang disebut kromatid. Kedua kromatid masih disatukan Metafase
pada satu titik yang disebut sentromer.
3) Pada sel hewan terdapat sepasang sentriol yang memisah-
kan diri ke kutub-kutub yang berlawanan. Setelah sampai
di kutub, sentriol membentuk benang-benang spindel yang
melekat pada sentromer di setiap kromatid.
Anafase
b. Metafase
Kromosom terletak pada bidang di tengah sel dengan
sentromer menempel pada benang spindel. Bidang di tengah
sel ini disebut bidang equator. Posisi kromosom yang tersebar
pada bidang equator ini menyebabkan jumlah kromosom dapat Telofase
dihitung dengan tepat dan bentuk kromosom dapat dipelajari.
c. Anafase
Daya tarik benang-benang spindel akan menyebabkan Sitokinesis
kedua kromatid terlepas dari ikatan sentromer menuju kutub
masing-masing menjadi 2 kromosom baru. Jumlah kromosom Sumber: Image.google.co.id
yang menuju ke kutub yang satu sama dengan kromosom yang
menuju ke kutub yang lain.
Sel anakan
d. Telofase
Gambar 4.4
1) Kromosom telah berkumpul di kutub masing-masing. Pembelahan mitosis
2) Membran inti muncul dan membungkus dua kelompok
kromosom yang telah terpisah tersebut menjadi dua inti baru.
3) Kromosom makin lama makin menipis, kemudian menjadi
benang-benang kromatin kembali. Sehingga, tidak dapat
di lihat.
4) Nukleolus dapat dilihat kembali.
63

