Page 2 - FISDA BAB 10
P. 2

timbul: Bagaimana kalor itu bisa menembus wadahnya sehingga airnya juga
            menjadi panas?
                    Ketika satu ketel air dingin diletakkan di atas kompor, temperaatur air
            akan  naik.  Kita  katakana  bahwa  kalor  mengalir  dari  kompor  ke  air  yang
            dingin.  Ketika  dua  benda  yang  temperaturnya  berbeda  diletakkan  saling
            bersentuhan, kalor akan mengalir seketika dari yang panas ke yang dingin.
            Aliran kalor yang seketika ini selalu dalam arah yang cenderung menyamakan
            temperatur.  Jika  kedua  benda  tersebut  disentuhkan  cukup  lama  sehingga
            temperatur keduanya sama, keduanya dikatakan dalam keadaan setimbang
            termal, dan tidak ada lagi kalor yang mengalir diantaranya. Sebagai contoh,
            ketika termometer demam dimasukkan pertama kali ke mulut pasien, kalor
            mengalir  dari  mulut  pasien  tersebut  ke  termometer:  ketika  pembacaan
            temperatur berhenti naik, termometer setimbang dengan mulut orang tersebut,
            dan temperaturnya sama.

            C.  Capaian Mata Kuliah
                 Menganalisis kalor sebagai energy

            10.1  Kalor Sebagai Transfer Energi
                    Secara umum kita  membicarakan ‘aliran’ kalor-kalor mengalir dari
            kompor  ke  ketel  kopi,  dari  matahari  ke  bumi,  dari  mulut  seseorang  ke
            termometer demam. Kalor mengalir dengan sendirinya dari temperatur yang
            lebih tinggi ke benda lain yang temperaturnya lebih rendah. Pertama kita lihat
            suatu satuan yang umum untuk kalor, yang masih digunakan sekarang disebut
            kalori. Satuan ini disebut kalori (kal) dan didefinisikan sebagai ‘kalor yang
            dibutuhkan  untuk  menaikkan  temperatur  1  gram  air  sebesar  1derajat
            celcius’.
                    Secara kuantitatif, kerja 4,186 joule (J) ternyata ekivalen dengan 1
            kalori (kal) kalor. Nilai ini dikenal sebagai ‘tara kalor mekanik’:

                                         4,186 J = 1 kal
                                             3
                                   4,186 x 10  J = 1 kkal






             242                                                        FISIKA DASAR
   1   2   3   4   5   6   7