Page 154 - Samisanov 15 OK
P. 154
Jeda dalam arti tugas pembelajaran daring itu kita olah
dengan teknik berbeda. Jika biasanya memasak ikan dengan cara
digoreng, apa salahnya kita jadikan ikan pepes kali ini. Tidak secara
langsung dapat langsung diolah dan dimakan tapi setidaknya untuk
variasi selera. Seperti dalam pembelajaran Sejarah Peminatan kelas
XI IPS yang membahas akar-akar nasionalisme dapat diajarkan
dengan teknik berbeda. Salah satunya teknik update status.
Memanfaatkan media sosial
Jika biasanya diskusi diwarnai dengan definisi nasionalisme
yang seperti ini dan seperti itu. Maka kali ini dilakukan dengan
memanfaatkan kemampuan dan sifat dari cucu dan cicit teknologi
yang bernama media sosial. Media sosial memiliki sifat seperti virus
yang mudah menyebar. Tentu saja jika lingkungan mendukung.
Kita bisa memanfaatkan media sosial yang dimiliki oleh siswa
dengan sedikit permainan. Mengapa dengan media sosial siswa?
karena itu lebih terasa nyata memaksimalkan potensi mereka dan
berdampak secara langsung pada mereka, memberikan aura positif
pada sesama.
Sudah menjadi hal yang biasa ketika generasi sekarang
memiliki akun media sosial. Bahkan tidak jarang mereka memiliki
akun media sosial lebih dari satu aplikasi dengan nama-nama yang
unik yang terkadang sedikit agak begitu berlebihan bagi generasi
jaman dulu.
Kita menyadari bahwa media sosial yang digunakan berbagai
siswa di berbagai daerah beragam. Biasanya mereka tidak terlepas
dari mengikuti trend yang disebarkan di kalangan mereka sendiri.
Namun beberapa yang menjadi primadona terutama di kalangan
peserta didik yang penulis bimbing adalah What’sApp, Instagram dan
facebook.
Teknik yang digunakan dalam mengajarkan materi akar-akar
nasionalisme salah satunya adalah dengan memberikan tantangan
berupa unggahan status atau update status di masing-masing media
sosial yang dimiliki siswa. Kita bisa memanfaatkan berbagai
tantangan status yang sering viral di beberapa media sosial.
Kumpulan Artikel INOFATIF
154