Page 15 - E-BOOK BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF (3) PERTEMUAN
P. 15
C. Mekanisme Respirasi
Proses pengambilan udara ke dalam tubuh disebut inspirasi atau menarik napas.
Pengeluaran udara dari dalam tubuh disebut ekspirasi atau menghembuskan napas. Peristiwa
bersin dan batuk dapat terjadi karena ekspirasi mendadak oleh pengaturan otot perut sehingga
mendorong naiknya diafragma.
Bernapas melibatkan dua mekanisme pernapasan, yaitu pernapasan dada dan
pernapasan perut. Pernapasan dada terjadi karena Gerakan tulang-tulang rusuk oleh kontraksi
otot-otot intercostal. Sedangkan pernapasan perut terjadi karena kontraksi otot diafragma (sekat
rongga badan yang membatasi rongga dada dan rongga perut).
1. Inspirasi
a. Otot interkostal berkontraksi, tulang rusuk terangkat ke atas dan ke depan, volume rongga
dada membesar, paru-paru yang bersifat elastis mengembang, tekanan udara paru-paru
mengecil, maka udara dari luar masuk ke dalam paru-paru. Mekanisme ini mampu
memasukkan udara pernapasan ke dalam paru-paru sekitar 25% pada pernapasan normal.
b. Otot diafragma berkontraksi, sehingga diafragma yang semula melengkung berubah
menjadi datar, volume rongga dada membesar, paru-paru mengembang, tekanan udara
paru-paru mengecil, maka udara dari luar masuk ke dalam paru-paru. Mekanisme ini
mampu memasukkan udara pernapasan ke dalam paru-paru sekitar 75% pada pernapasan
normal.
Sumber : www.anaadhif.com
Gambar 9. Mekanisme Inspirasi dan Ekspirasi

