Page 16 - Mobile PembinaanKB
P. 16
MODUL 13 | Pembinaan Jabatan Fungsional
Penyuluh Keluarga Berencana
pejabat fungsional harus mengumpulkan sekurang-kurangnya
80% dari angka kredit kumulatif, sedang pelaksanaan tugas
penunjang tugas-tugas pokok sebanyak-banyaknya hanya 20%
dari angka kredit kumulatif untuk dapat diajukan kenaikan jenjang
jabatannya. Dalam Permenpan Nomor 21 Tahu 2018 Pasal 23 Ayat
(2) disebutkan bahwa jumlah Angka Kredit Kumulatif yang harus
dicapai Penyuluh KB, yaitu:
a. paling sedikit 80% (delapan puluh persen) Angka Kredit
berasal dari unsur utama, tidak termasuk sub-unsur
pendidikan formal; dan
b. paling banyak 20% (dua puluh persen) Angka Kredit berasal
dari unsur penunjang.
Ketentuan tersebut diatur untuk menjamin agar pejabat
fungsional benar-benar mengutamakan pelaksanaan tugas
pokoknya dibandingkan dengan tugas-tugas penunjang.
Untuk mengatur dan mengelola jumlah angka kredit kumulatif
untuk kenaikan jenjang, maka Penyuluh KB setiap tahun wajib
mengumpulkan Angka Kredit dari unsur diklat, tugas jabatan,
pengembangan profesi, dan unsur penunjang dengan target
minimal sebagai berikut :
1. Kategori Keterampilan
a. 5 (lima) angka kredit untuk Penyuluh KB Terampil/Pelaksana;
b. 12,5 (dua belas koma lima) angka kredit untuk Penyuluh KB
Mahir/Pelaksana Lanjutan; dan
c. 25 (dua puluh lima) angka kredit untuk Penyuluh KB Penyelia;
2. Kategori Keahlian
a. 12,5 (dua belas koma lima) angka kredit untuk Penyuluh KB
Ahli Pertama/Pertama;
b. 25 (dua puluh lima) angka kredit untuk Penyuluh KB Ahli
Muda/Muda;
c. 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) angka kredit untuk
16 | Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana

