Page 118 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 118

8.2.2.2 Liliopsida (Monokotil atau Monocotyledoneae)
                     Liliopsida atau tumbuhan monokotil adalah kelompok tumbuhan berbunga
              yang termasuk dalam klasifikasi tumbuhan berkeping satu (monocotyledonae).
              Istilah  “monokotil”  merujuk  pada  embrio  tumbuhan  ini  yang  hanya  memiliki
              satu  daun  lembaga  (kotiledon)  pada  bijinya.  Monokotil  umumnya  memiliki
              sistem perakaran serabut dan tidak mengalami pertumbuhan sekunder karena
              tidak  memiliki  kambium,  sehingga  batangnya  tidak  membesar  dan  jarang
              membentuk  kayu  keras.  Daun  berbentuk  pita  atau  lanset  dengan  tulang  daun
              sejajar,  sedangkan  bagian-bagian  bunga  tersusun  dalam  kelipatan  3.  Pada
              tumbuhan  monokotil,  berkas  pengangkut  tersebar  di  dalam  batang,  dan  buah
              berkembang  dari  bakal  buah  menjadi  berbagai  tipe  seperti  buah  kering  atau
              berdaging, dengan biji berkotiledon tunggal.
                      Classis  Liliopsida  terdiri  atas  lima  subclassis,  antara  lain  Alismatidae,
              Arecidae, Commelinidae, Zingiberidae, dan Liliidae.

              1. Subclassis Alismatidae
                    Alismatidae merupakan kelompok monokotil yang dianggap paling primitif,
              karena  masih  menunjukkan  sejumlah  ciri  awal  evolusi  tumbuhan  berbunga.
              Anggotanya  sebagian  besar  hidup  di  lingkungan  perairan  tawar  atau  payau,
              baik sebagai tumbuhan terendam, mengapung, maupun tumbuhan rawa. Daun
              umumnya  tunggal  dengan  bentuk  pita,  lonjong,  atau  panah,  dan  pertulangan
              sejajar.  Bunganya  bersifat  aktinomorf,  sering  berkelamin  tunggal  atau  ganda,
              dengan perhiasan bunga bebas dan jumlah benang sari relatif banyak. Ovarium
              biasanya  superior,  dan  biji  tidak  memiliki  endosperm  yang  berkembang
              sempurna.  Subclassis  Alasmatidae  memiliki  4  ordo  yaitu  Alismatales,
              Hydrocharitales, Najadales, dan Triuridales. Pada bagian ini fokus pembahasan
              pada satu ordo yaitu ordo Alismatales.
              a. Ordo Alismatales
                    Ordo Alismatales umumnya hidup di perairan tawar atau habitat rawa, dan

              dianggap  sebagai  salah  satu  kelompok  monokotil  paling  primitif.  Tumbuhan
              dalam  ordo  ini  umumnya  berupa  herba  air  atau  semiakuatik  dengan  akar
              serabut,  batang  pendek  atau  berupa  rimpang.  Daun  tunggal  yang  berbentuk
              pita,  lanset,  atau  panah  dengan  pertulangan  sejajar.  Bunga  relatif  besar  dan
              jelas,  aktinomorf,  dengan  perhiasan  bunga  bebas,  jumlah  benang  sari  banyak,
              dan  bakal  buah  superior  dengan  putik  bebas.  Penyerbukan  terjadi  melalui
              serangga atau air. Buah umumnya berupa achene atau folikel. Manfaat utama
              Ordo  Alismatales  terutama  berkaitan  dengan  pangan,  obat,  dan  ekologi
              perairan.     Ordo     Alismatales      memiliki     3    familia    yaitu    Butomaceae,
              Limnocharitaceae, dan Alismataceae.
              1) Limnocharitaceae
                      Tumbuhan  dari  familia  Limnocharitaceae  berupa  herba  akuatik  perenial,
              terapung atau berakar di substrat dengan batang dan daun yang mengandung
              latisifer  skizogen,  tidak  bertanin  dan  tanpa  kristal.  Daun  tersusun  spiral  pada
              ujung rhizoma atau stolon, dengan petiolus panjang dan lamina melebar.




                                                           109 E-modul Taksonomi Tumbuhan
   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123