Page 61 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 61
Klasifikasi Ginkgo biloba:
Kingdom : Plantae
Divisio : Pinophyta
Classis : Ginkgopsida
Ordo : Ginkgoales
Familia : Ginkgoaceae
Genus : Ginkgo
Species : Ginkgo biloba L.
3. Coniferopsida
Coniferopsida merupakan kelompok Pinophyta yang sebagian besar berupa
pohon atau semak berkayu dan umumnya hijau sepanjang tahun (evergreen).
Daunnya sempit berbentuk jarum atau sisik, berfungsi mengurangi penguapan.
Batang berkayu dengan sistem jaringan pengangkut yang berkembang baik
serta menghasilkan resin. Alat reproduksi tersusun dalam bentuk strobilus
(runjung), yang terdiri atas strobilus jantan dan betina pada individu yang sama
(berumah satu/monoecious) atau pada individu yang berbeda. Penyerbukan
dibantu oleh angin (anemogami). Biji berkembang terbuka pada sisik runjung
dan tidak dilindungi oleh bakal buah. Ordo yang merupakan kelompok terbesar
dalam Coniferopsida adalah Pinales (Coniferales). Ciri-ciri ordo Coniferales:
Tumbuhan berupa pohon atau semak.
Daun berbentuk jarum atau sisik, sering tersusun spiral atau berhadapan.
Menghasilkan strobilus jantan dan betina yang jelas.
Kayu mengandung saluran resin.
Penyerbukan dibantu oleh angin.
Ordo Coniferales terdiri atas beberapa familia, antara lain:
a. Familia Pinaceae
Ciri-ciri familia Pinaceae:
Berupa tumbuhan berkayu dengan habitus pohon besar.
Batang lurus dengan percabangan yang jelas.
Daun berbentuk jarum, kaku, dan umumnya tersusun dalam berkas
(fasciculus), serta pangkal daun dilindungi oleh sisik.
Jaringan batang mengandung banyak saluran resin.
Alat reproduksi tersusun dalam strobilus jantan dan strobilus betina.
Berumah satu, yaitu strobilus jantan dan betina terdapat pada satu individu.
Strobilus jantan berukuran kecil dan menghasilkan serbuk sari, sedangkan
strobilus betina berukuran besar, berkayu, dan berkembang menjadi
runjung.
Biji terletak terbuka pada sisik runjung, umumnya bersayap sehingga
mudah tersebar oleh angin.
52 E-modul Taksonomi Tumbuhan

