Page 68 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 68
BAB VIII. MAGNOLIOPHYTA DAN
PEMANFAATANNYA DALAM BUDAYA
8.1 TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1.Menjelaskan ciri-ciri tumbuhan Magnoliophyta;
2.Menjelaskan perbedaan classis Magnoliopsida dan Liliopsida;
3.Menjelaskan perbedaan subclassis pada classis Magnoliopsida dan
Liliopsida;
4.Mengenal ordo, familia, dan species yang banyak dimanfaatkan oleh
masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
8.2 URAIAN MATERI
8.2.1 Ciri-ciri Tumbuhan Magnoliophyta
Magnoliophyta merupakan kelompok tumbuhan berbiji tertutup
(Angiospermae), yang bakal bijinya terlindungi sepenuhnya oleh bakal buah.
Tumbuhan ini dapat berupa pohon, semak, perdu, atau tumbuhan herba, dengan
ukuran mulai dari beberapa sentimeter hingga puluhan meter. Habitatnya
sangat bervariasi, meliputi wilayah laut, pantai, dataran rendah, hingga
pegunungan. Batang tumbuhan ini dapat bersifat berkayu atau tidak berkayu,
serta mengalami pertumbuhan primer dan sekunder, tergantung pada jenisnya.
Daun umumnya lebar dan pipih, dengan variasi bentuk dan tepi daun, serta
memiliki susunan tulang daun menyirip, menjari, maupun sejajar.
Ciri khas Magnoliophyta adalah adanya bunga sebagai organ reproduksi,
yaitu benang sari (stamen) sebagai organ jantan yang menghasilkan serbuk
sari, dan putik (carpel) sebagai organ betina yang mengandung bakal biji.
Bunga dapat memiliki satu atau lebih kelopak (sepal) dan mahkota (petal),
serta struktur khusus untuk menarik penyerbuk seperti serangga, angin, atau
air. Bakal biji berkembang menjadi biji setelah pembuahan dan terlindung oleh
bakal buah. Sistem akar dapat berupa akar tunggang atau serabut, tergantung
jenis tumbuhan. Batang dan daun memiliki jaringan xilem dan floem yang lebih
kompleks dibandingkan Pinophyta, termasuk adanya pembuluh (vessel) untuk
transportasi air dan zat makanan.
8.2.2 Klasifikasi Magnoliophyta
Secara taksonomi, Magnoliophyta (Angiospermae) dibedakan menjadi dua
classis utama, yaitu Magnoliopsida dan Liliopsida (Cronquist, 1981).
Magnoliopsida dikenal sebagai tumbuhan berkeping biji dua (dikotil atau
Dicotyledoneae), sedangkan Liliopsida dikenal sebagai tumbuhan berkeping
biji satu (monokotil atau Monocotyledoneae). Kedua kelompok ini dibedakan
berdasarkan ciri morfologi, seperti jumlah kotiledon, tipe sistem perakaran,
jenis batang, susunan berkas pembuluh, susunan tulang daun, serta struktur
bunga.
59 E-modul Taksonomi Tumbuhan

