Page 71 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 71
Bunga Magnoliaceae umumnya soliter (tunggal), bersifat biseksual, dan
memiliki simetri radial (aktinomorf). Perianthium (perhiasan bunga) tersusun
secara spiral atau melingkar dengan jumlah helai antara 6-18, yang
terorganisasi dalam 3 atau lebih lingkaran. Benang sari umumnya berjumlah
banyak dan tersusun spiral sebagai perpanjangan dari dasar bunga. Putik
berjumlah banyak, bersifat bebas satu sama lain, dan tersusun spiral serupa
dengan benang sari. Ovarum bertipe superus, tersusun atas satu karpel dengan
satu ruang. Buah yang dihasilkan berupa buah folikulus, buah buni (bacca),
atau buah samara, dan buah agregat yang menyerupai kerucut keras dan
berkayu. Bijinya mengandung endosperm dengan ukuran relatif besar.
Species Magnoliaceae seperti cempaka putih sering digunakan dalam
upacara adat, seperti pernikahan dan ritual keagamaan. Kelopaknya yang putih
bersih melambangkan kemurnian, ketulusan, dan keanggunan yang abadi.
Selain itu, bunga cempaka juga dimanfaatkan untuk pengobatan herbal. Minyak
esensialnya dipercaya dapat meredakan stres dan kelopaknya digunakan untuk
infused water yang menenangkan. Contoh species antara lain: Magnolia
glandiflora, Michelia champaca (cempaka kuning), Michelia alba (cempaka
putih), Michelia figo (cempaka ambon), Michelia montana, Mangliets glauca,
dan Talauma candolii (cempaka gondok).
a b c
Gambar 8.1 Michelia champaca: a. habitus, b. daun dan bunga, c. buah
(Sumber: https://l1nq.com/heWW8)
Klasifikasi Michelia champaca:
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Ordo : Magnoliales
Familia : Magnoliaceae
Genus : Michelia
Species : Michelia champaca (L.) Baill. ex Pierre
62 E-modul Taksonomi Tumbuhan

