Page 74 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 74
b. Ordo Laurales
Kelompok tumbuhan yang sebagian besar berupa pohon atau semak. Daun
menyirip dan banyak yang bersifat aromatik karena mengandung minyak atsiri.
Bunga umumnya kecil, sederhana, dan bisa uniseksual maupun biseksual,
tersusun dalam malai, tandan, atau kelompok sederhana. Buah yang dihasilkan
berupa drupa atau polong kecil, kadang berdaging dan mengandung satu biji.
Ordo Laurales terdiri atas delapan familia, Lauraceae merupakan familia yang
paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.
1) Lauraceae
Familia Lauraceae atau medang-medangan umumnya berupa tumbuhan
berhabitus pohon atau perdu dan sebagian besar bersifat aromatis. Genus
Cassytha merupakan satu-satunya anggota yang memiliki habitus herba
memanjat dan bersifat parasit. Kelompok ini sering menghasilkan cadangan
karbohidrat yang umumnya tersimpan dalam bentuk inulin. Daunnya berupa
daun tunggal dengan susunan tersebar, jarang berhadapan atau tersusun
dalam lingkaran, serta tidak memiliki stipula. Perbungaan dapat tersusun
dalam bentuk raceme (tandan), spike (bulir), umbel (payung), atau paniculus
(malai). Bunga memiliki simetri radial (aktinomorf) dan umumnya bersifat
biseksual, meskipun pada beberapa jenis dapat dijumpai bunga uniseksual.
Buah yang dihasilkan pada familia ini umumnya berupa buah buni (bacca) atau
buah batu (drupa), dan pada dasarnya sering dilengkapi kupula yang berasal
dari kelopak bunga yang persisten. Biji memiliki embrio berukuran besar
dengan kotiledon yang kaya akan minyak, pati, dan asam laurat. Biji tersebut
tidak memiliki endosperm.
Tumbuhan dari familia Lauraceae dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai
sumber rempah dan bumbu masakan (misalnya kayu manis dan daun salam),
bahan obat tradisional, serta penghasil minyak atsiri untuk parfum dan
aromaterapi. Contoh species antara lain: Cinnamomum iners (sintok),
Actinodaphne glabra (huru payung), Beilschmiedia madang (huru), Cassytha
filiformis (tali putri atau sangga langit), Cinnamomum burmannii (kayu manis),
Cinnamomum camphora (kamper), Cinnamomum cassia, Cinnamomum
cullilawan, Cryptocarya glaucescens (medang serai), Dahasia caesia (huru
kacang), dan Persea americana (alpukat)
a b c
Gambar 8.4 Cinnamomum burmannii: a. habitus, b. daun, c. bunga
(Sumber: https://l1nq.com/UHjBO)
65 E-modul Taksonomi Tumbuhan

