Page 7 - BMH JATIM-MAJALAH MULIA EDISI NOVEMBER 2022_Neat
P. 7

SALAM



                              TV BUKAN



                 PENGASUH ANAK













                    etiap  tanggal  21  Nopem­     Hardly mengutip  riset  AC Niel-
                    ber, dunia memperingati      sen yang menyebutkan tingkat
                    Hari Televisi Internasional.   penetrasi televisi mencapai 94
                    Sejak 30 April 2022 lalu,    persen daripada media lain pada
           SKementerian  Komunikasi              tahun 2019. Menurut Hardly, TV
           dan Informatika (Kominfo) sudah       merupakan media yang masuk dan
           mulai mengganti saluran TV analog     mengisi ruang keluarga, karenanya
           ke TV digital.                        keluargalah yang harus mengawasi
              Pada 2 November 2022 ini, pe­      anak dalam masalah tontonan, bu­
           merintah menarget siaran di 65        kan menyerahkan pada televisi.
           kabupaten/kota untuk 25 wilayah.        Riset terkait dampak televi­
           Artinya, wilayah Kalimantan Barat,    si terhadap anak sudah dilakuan
           Nusa Tenggara Barat, Maluku, Su­      ribuan kali.   Medical News Today
           lawesi Tengah hingga Papua sudah      telah  melakukan penelitian terha­
           bisa mengakses TV digital.            dap 600 film dan 5.000 siswa,  dan
              Dengan  TV  digital,  masyarakat   menemukan bahwa film memaink­
           akan lebih mudah menemukan ban­       an peran penting dalam keputusan
           yak pilihan saluran, dengan TV dig­   anak remaja untuk minum alkohol,
           ital tontonan dianggap ramah kel­     merokok dan seks bebas di usia
           uarga karena penonton bisa mem­       muda.
           batasi program acara sesuai usia        Alkohol bukan satu­satunya ma­
           dengan teknologi  parental lock,      salah yang dihasilkan dari film, tapi
           sebuah  fitur pengunci taya ngan      merokok juga merupakan masalah
           yang dianggap tidak layak tonton      besar. Meski dalam film yang terli­
           dan hanya ada pada TV Digital.        hat santai, tetap bisa menanamkan
              Meski demikian, kata Komision­     pesan di otak para penonton, kata
           er Bidang Kelembagaan KPI Pusat       penulis utama studi, Profesor Dr.
           Hardly Stefano Fenelon Pariela        James Sargent.
           menyebut televisi bukanlah pe­          Nah, berganti apapun teknolog­
           ngasuh anak. Karenanya tidak ada      inya, kita (para orang tua) yang
           orang yang pintar setelah menon­      akan merasakan dampaknya. Nah,
           ton TV, yang ada karena membaca.      saatnya menjaga anak­anak  kita.*






                                                    Rabiul Akhir 1444/November 2022 | MULIA  3
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12