Page 114 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 114

DEBAT MENGEMUKA
                               PADA PERUBAHAN KETIGA



                  kampus atau asyik di lembaganya sendiri, padahal
                  tanggung jawab dia sudah harus dicurahkan kepada
                  membantu Panitia Ad Hoc I Badan Pekerja MPR RI
                  ini.
                        Kemudian, Hak dan kewajiban Tim Ahli Badan
                  Pekerja MPR RI:
                        Memberikan  pendapat  lisan  di  bidangnya
                  masing-masing atas permintaan baik oleh anggota
                  maupun Pimpinan PAH-I BP MPR RI.
                        Memberikan  pendapat  lisan  di  bidangnya
                  masing-masing dengan mengajukan permintaan/
                  minta izin kepada Pimpinan Sidang PAH-I BP MPR
                  RI.
                        Memberikan pendapat tertulis di bidangnya
                  masing-masing  untuk  disampaikan  kepada  Panitia
                  Ad Hoc I BP MPR RI melalui Pimpinan PAH-I BP MPR
                  RI.
                        Untuk hadir pada setiap rapat, pertemuan,
                  lobi, dan acara lain yang ditentukan dan diundang
                  oleh PAH-I BP MPR RI.
                        Berhak memperoleh honorarium, tunjangan,
                  dan hak-hak finansial lainnya yang akan ditentukan
                  lebih lanjut oleh Sekretariat Jenderal MPR RI atas
                  usul Pimpinan PAH-I BP MPR RI, misalnya antara
                  lain tunjangan penginapan bagi mereka yang dari
                  luar Jakarta, biaya pembuatan makalah atau kertas
                  kerja.
                        Lalu, Tata Cara Penyusunan Tim Ahli PAH-I
                  BP MPR RI:
                        Berdasarkan persyaratan-persyaratan tersebut
                  di atas pada point 7, oleh Pimpinan PAH-I BP MPR



                                       53
   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119