Page 109 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 109
KIPRAH TAHUN KEDUA WAKIL KETUA DPR/KORINBANG DR. (H.C.) RACHMAT GOBEL
menyampaikan harapannya dapat bekerja sama dengan Eti Maden untuk
penyediaan pupuk mikro.
Kunjungan ke Uzbekistan
Kunjungan delegasi DPR RI ke Uzbekistan berlangsung 15 Mei 2021-20
Mei 2021. Sebagai pimpinan delegasi, Rachmat Gobel didampingi anggota
Komisi dan anggota Badan Legislatif (Baleg) dari sejumlah fraksi yaitu Fraksi
Partai Gerindra, PAN, PPP dan NasDem. Kunjungan juga mengikutsertakan
wakil dari Kemenperind, Dirjen Kimia Industri Farmasi dan Tekstil, wakil
dari Kemendag, Staf Ahli Mentdag Arlinda, serta Diretur Utama PT Pupuk
Kaltim.
Hubungan diplomatik Indonesia-Uzbekistan resmi dimulai 23 Juni 1992.
Indonesia telah membuka kedutaan besar di Tashkent pada 1994 dan
Uzbekistan membuka Kedutaan Besarnya di Jakarta pada 1996. Kerjasama
ekonomi kedua negara sudah lama terjalin, namun belum berjalan maksimal.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), nilai perdagangan Indonesia-
Uzbekistan masih sangat rendah. Angka tertinggi baru US$ 63 juta yaitu pada
2018. Prospek perekonomian negara ini cukup besar, setelah Uzbekistan
mereformasi sisten perekonomian secara besar-besaran pada 2017.
Selama di Uzbekistan, delegasi DPR RI melakukan kunjungan kehormatan
ke Senat Oliy Majlis dan Dewan Legislatif Oliy Majlis Uzbekistan. Kemudian
bertemu dengan Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri, Menteri
Pariwisata dan Olah Raga dan Ketua Dewan Pimpinan perusahaan pupuk
Uzkimyosanoat, Direktur perusahaan perdagangan kimia Uzkimyoimpex
serta kunjungan ke Pusat Perpustakaan, Museum dan UKM di Samarkand
dan Tashkent.
Dalam kunjungan ke Senat Oliy Majlis, delegasi DPR RI disambut langsung
oleh Ketua Senat Tanzila Kamalovna Narbayeva yang didampingi sejumlah
anggota Senat Uzbekistan. Begitu juga dalam kunjungan ke Dewan Oliy
Majlis, delegasi juga disambut langsung Ketua Dewan Ismailov Nurdinjon.
Baik Tanzila, maupun Ismailov menyampaikan harapannya agar hubungan
kedua negara akan semakin erat dengan kunjungan delegasi DPR RI yang
dipimpin Rachmat Gobel ini.
Keduanya menyampaikan, Indonesia dipandang sebagai negara besar
dan cukup maju. Kunjungan Delegasi DPR RI ini sangat berguna, Uzbekistan
ingin belajar dari Indonesia yang memiliki lebih banyak pengalaman.
Uzbekistan menyadari posisi strategis Indonesia yang merupakan jaringan
perekonomian terbesar di Asia Tenggara.
91

