Page 112 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 112

KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN


























                   Pertemuan Delegasi yang dipimpin                Kunjungan Kehormatan Delegasi
                   oleh Wakil Ketua DPR RI Rachmat                 DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua
                   Gobel dengan  Pimpinan Dewan                    DPR RI Rachmat Gobel mendapat
                   Legislatif Oliy Majlis Uzbekistan.              standing applause.dari Anggota
                                                                   Dewan Legislatif Oliy Majlis
                                                                   Uzbekistan.




                   yang baru sedikit dieksploitasi, akan tetap menjadi potensi. Setiba di Jakarta,
                   saya akan berbicara dengan Menteri Perdagangan,” katanya.
                      Sementara itu, saat mengunjungi perusahaan pupuk terbesar Uzbekistan
                   Uzkimyosanoat dan perusahaan perdagangan kimia Uzkimyoimpex,
                   Rachmat Gobel mendapat penjelasan sejumlah peluang kerjasama yang bisa
                   digarap kedua negara.  Keduanya mempunyai status sebagai perusahaan
                   negara.
                      Pertemuan  ini  membahas  soal bahan  baku  pupuk. Rachmat Gobel
                   melihat, peluang  Uzbekistan untuk  memenuhi  kebutuhan  bahan  baku
                   industri pupuk di tanah air, khususnya terkait bahan utama yang selama
                   ini dibutuhkan Indonesia seperti KCl. Indonesia bukan merupakan negara
                   produsen KCl, selama ini kebutuhan dipasok dari Rusia, Kanada, dan Laos.
                   Indonesia dapat mencari peluang dari Uzbekistan sebagai alternatif untuk
                   pemasok keperluan KCl di Indonesia.
                      Selain soal pupuk, juga dibicarakan produksi kapas dan bahan sintetis.
                   Uzbekistan memproduksi kapas 1 juta ton per tahun, namun negara ini juga
                   membutuhkan bahan sintetis sebagai campuran seperti viscose, polyester,
                   rayon. Uzbekistan bisa mempelajari produksi dan pengolahan bahan tekstil
                   di Indonesia seperti viscose dan polyester ini.


                                                      94
   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117