Page 64 - E-MODUL KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK.
P. 64
3. Manfaat Keanekaragaman Hayati
Keberadaan keanekaragaman hayati saling berkaitan dan
membutuhkan satu sama lain untuk berkembang sehingga
membentuk suatu sistem kehidupan. Keanekaragaman hayati
merupakan komponen penting dalam keberlangsungan bumi dan
isinya termasuk eksistensi manusia.
Berbagai jasa, nilai dan peranan keanekaragaman hayati sudah
dimanfaatkan manusia sejak lama, mulai sebagai sumber pangan,
pakan, obat-obatan, energi sandang, jasa perlindungan dari bencana
alam, penyedia air dan oksigen, hingga regulasi iklim.
Keanekaragaman hayati juga dimanfaatkan oleh manusia untuk
perkembangan sosial, budaya dan ekonomi. Hubungan kepentingan
manusia terhadap keanekaragaman hayati telah menghasilkan banyak
pengetahuan lokal termasuk obat-obatan dan berbagai macam
makanan hingga pengetahuan genomik yang menghasilkan produk
industri.
Berikut merupakan berberapa manfaat keanekaragaman hayati:
a. Keanekaragaman hayati sebagai sumber pangan
Makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia adalah
beras yang diperoleh dari tanaman padi (Oryza sativa). Namun, di
beberapa daerah, makanan pokok penduduk adalah jagung (Zea
mays), singkong (Manihot esculenta), ubi jalar (Ipomoea batatas),
talas (Colocasia esculenta), dan sagu (Metroxylon sagu). Selain kaya
akan tanaman penghasil makanan pokok, Indonesia juga kaya
akan tanaman penghasil buah dan sayuran.
b. Keanekaragaman hayati sebagai sumber obat-obatan
Indonesia memiliki sektar 30.000 spesies tumbuhan, 940
spesies di antaranya merupakan tanaman obat dan sekitar 250
spesies tanaman obat tersebut digunakan dalam industri obat
herbal lokal. Beberapa tanaman obat beserta kegunaanya adalah
sebagai berikut.
51

