Page 59 - E-MODUL KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK.
P. 59
d. Spesies Invasif
Spesies asing invasif adalah spesies-spesies flora maupun fauna,
termasuk mikroorganisme yang hidup di luar habitat alaminya,
tumbuh dengan pesat karena tidak mempunyai musuh alami,
sehingga menjadi gulma, hama dan penyakit pada spesies-spesies asli.
Karakter spesies invasif antara lain: tumbuh cepat, reproduksi cepat,
kemampuan menyebar tinggi, toleransi yang lebar terhadap kondisi
lingkungan, kemampuan untuk hidup dengan jenis makan yang
beragam, reproduksi aseksual, dan berasosiasi dengan manusia.
Berdasarkan data The Invasive Species Specialist Group/ISSG
terdapat sekitar 100 spesies yang sangat invasif. Spesies invasif ini
disadari sebagai salah satu ancaman pada keberlangsungan
keanekaragaman hayati dan ekosistem asli. Sebagai kompetitor,
predator, patogen dan parasit, spesies-spesies asing invasif ini mampu
merambah semua bagian ekosistem alami/asli dan menyebabkan
punahnya spesies-spesies asli. Dalam skala besar spesies asing invasif
ini mampu merusak ekosistem alami/asli.
Beberapa contoh flora yang termasuk spesies invasif yaitu:
langkap (Arenga obtusifolia), Akasia (Acacia nilotica), tebu rawa
(Hanguana sp.), selada air (Pistea sp.), dan saliara (Lantana camara).
Sedangkan untuk fauna di antaranya ikan nila (Oreochromis niloticus),
ikan alligator/kepala buaya (Atractosteus spatula), ikan arapaima
(Arapaima gigas), Keong emas (Pomacea speciosa) (Asril et al., 2022).
(a) Keong mas (b) Mujair (c) Eceng gondok
(Pomacea speciosa) (Oreochromis mossambicus) (Eichhornia crassipes)
Gambar 3.4 Flora dan Fauna Invasif
Sumber: https://www.google.com/?hl=id
46

