Page 57 - E-MODUL KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK.
P. 57
1. Ancaman Keanekaragaman Hayati
Ancaman menurut definisi mengacu pada setiap proses atau peristiwa
baik yang disebabkan oleh alam atau manusia yang mungkin
menyebabkan efek buruk pada status atau penggunaan berkelanjutan dari
setiap komponen keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati
menurun dengan cepat karena faktor-faktor seperti perubahan habitat dan
perusakan oleh perubahan penggunaan lahan, eksploitasi sumber daya
hayati yang berlebihan, perubahan iklim, polusi dan spesies invasif.
Faktor-faktor alam atau ulah manusia seperti itu cenderung berinteraksi
dan memperkuat satu sama lain dalam perubahan dan perusakan habitat
(Asril, 2022)..
Berikut merupakan ancaman bagi keanekaragaman hayati di Indonesia:
a. Eksploitasi secara berlebihan
Hilangnya keanekaragaman hayati juga sangat dipengaruhi oleh
aktivitas manusia dalam kaitannya dengan perburuan atau eksploitasi
berlebihan yang tidak terkendali. Umumnya eksploitasi ini dilakukan
dengan dalih hobi atau ekonomi sebagai produk yang memiliki nilai
ekonomi tinggi. Akibat eksploitasi ini banyak spesies yang saat ini
keberadaannya di alam menjadi berkurang dan dapat mengalami
kepunahan.
Misalnya Harimau Sumatera,
berdasarkan data redlist IUCN
menyatakan bahwa populasi
Harimau terus mengalami
penurunan di alam dengan status
critically endangered. Biasanya
hewan ini diburu untuk diambil
Gambar 3.1 Perburuan liar terhadap kulitnya atau semua bagian utuh
Harimau di Aceh
Sumber: https://betahita.id untuk dikoleksi (Asril, 2022).
44

