Page 7 - BUKU SAKU HARYANTI YUSPITA DEWI (2305112588)
P. 7
c. Pendidikan terjadi dalam berbagai konteks, seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat, baik
dalam bentuk formal maupun nonformal.
B. Human Capital
1. Definisi
Human capital atau modal manusia adalah kemampuan yang melekat pada individu, meliputi
pengetahuan, keterampilan, inovasi, dan pengalaman yang digunakan untuk menciptakan nilai
tambah. Menurut Becker (1993), human capital adalah:
1. The stock of knowledge, skills, and abilities of an individual that contributes to
productivity.
2. An investment in education and training that provides returns in terms of economic growth
and individual development.
Artinya, human capital merupakan:
Kumpulan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan individu yang berkontribusi pada
produktivitas.
Investasi dalam pendidikan dan pelatihan yang menghasilkan pertumbuhan ekonomi dan
pengembangan individu.
2. Teori Human Capital
Menurut teori human capital yang dikembangkan oleh Schultz (1961), manusia dipandang sebagai
aset ekonomi yang dapat ditingkatkan nilainya melalui pendidikan, pelatihan, dan pengalaman.
Penekanan teori ini adalah:
Pendidikan merupakan investasi untuk meningkatkan kemampuan manusia.
Modal manusia berperan sebagai pendorong utama produktivitas dan pertumbuhan
ekonomi.
Romer (1990) juga menyatakan bahwa modal manusia, seperti kemampuan dan pengetahuan,
adalah faktor utama dalam inovasi dan pembangunan ekonomi.
3. Konsep Human Capital
Konsep human capital dapat dibagi menjadi tiga:
a. Aspek Individual: Pengetahuan, keterampilan, dan karakteristik individu, seperti kompetensi
dan kesehatan.
2