Page 75 - MAJALAH 201
P. 75

PERNIK






                                                                                 Untuk itu, semua pihak harus
                                                                               mengedepankan penerapan Pancasila
                                                                               dalam setiap unsur kehidupan. “Bahwa
                                                                               Pancasila yang merupakan jiwa bangsa
                                                                               tidak semata-mata ditempatkan
                                                                               sebagai slogan, simbol, dan
                                                                               semacamnya,” sebut Cucu Proklamator
                                                                               RI Bung Karno itu.
                                                                                  “Kita harus yakin seyakin-yakinnya,
                                                                               bahwa selama Pancasila masih ada di
                                                                               hati orang Indonesia, masih ada di hati
                                                                               kalian dan di hati kita semua. Maka
                                                                               selama itu juga Indonesia akan terus
                                                                               ada,” tambah Puan. 
                                                                                 Puan meminta, para peserta yang
                                                                               merupakan generasi Z harus belajar
                                                                               dan memahami cara wakil rakyat
                                                                               bekerja dalam mengambil keputusan.
            Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani saat pembukaan kegiatan Parlemen Remaja secara Hybrid. Foto: Azka/nvl
                                                                               “Kalian akan belajar dengan simulasi
                                                                               beberapa kegiatan utama yang
            keaktifan dalam berorganisasi,    KETUA DPR KENALKAN CARA KERJA    dilakukan di DPR. Seperti Kunjungan
            pembuatan video kampanye dan      WAKIL RAKYAT                     Kerja, Rapat Dengar Pendapat Umum,
            penulisan esai.                    Hari pertama kegiatan Parlemen   Rapat Kerja, dan Rapat Paripurna,”
              Indra mengungkapkan, video      Remaja, Senin (13/9), secara Hybrid,   ungkapnya.
            kampanye merupakan prasyarat dalam   Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani
            proses seleksi. Peserta wajib membuat   mengenalkan cara kerja para wakil   REMAJA HARUS KRITISI DUNIA
            video singkat berdurasi kurang lebih   rakyat kepada generasi Z. “DPR RI   PENYIARAN
            3 menit bertema ‘Jika saya menjadi   merupakan rumah rakyat, tempat   Ditemui saat kunjungan kerja
            legislator apa yang akan dilakukan   disusunnya keputusan-keputusan   virtual Parlemen Remana 2021 ke
            dalam Remaja di Era Kebebasan     politik yang bertujuan untuk     stasiun TVRI dan Net TV, Rabu (15/9),
            Informasi: Siaran Berkualitas,    menyejahterakan rakyat,” kata Puan.   Kepala Bagian Humas dan Pengelola
            Masyarakat Cerdas’ yang diunggah   Puan mengatakan, generasi       Museum Setjen DPR RI Minarni
            pada akun media sosial masing-masing   muda harus memahami cara kerja   berharap remaja di era digitalisasi
            calon peserta. Hal ini dilakukan untuk   demokrasi di parlemen. Selain itu   saat ini mengambil peranan dengan
            mengukur kemampuan peserta dalam   juga, untuk memastikan demokrasi   lebih kritis dalam menyikapi
            menganalisis kajian permasalahan,   bekerja menghasilkan keputusan   perkembangan dunia penyiaran yang
            mengeksplorasi gagasan, dan       terbaik bagi rakyat. “Kalian akan   sangat pesat. Karena kualitas siaran
            menunjukkan idealisme mereka.     merasakan bahwa di dalam kerja-kerja   sangat mempengaruhi sisi psikologis
              “Di sisi lain, kriteria yang    demokrasi, kita bukan hanya harus   generasi muda. 
            merupakan penilaian tertinggi dalam   berbicara tetapi bahwa kita juga harus   “Jadi bagaimana para peserta
            proses seleksi yaitu penulisan esai.   mau mendengar. Bahwa kita harus   Parja 2021 menyikapi siaran yang
            Penulisan esai untuk mengukur     saling menemukan titik temu yang   ada sekarang. Mereka kita tuntut
            peserta dalam menganalisis kajian   terbaik untuk mengambil keputusan,”   untuk kritis. Apakah mereka bisa
            permasalahan, mengeksplorasi      tuturnya.                        memilah penyiaran dan menyikapi
            gagasan, dan menunjukkan idealisme   Meski setiap fraksi di DPR RI   perkembangan penyiaran sekarang
            mereka. Dengan tema ‘Remaja di    memiliki warna politiknya masing-  banyak yang tidak sesuai dengan
            Era Kebebasan Informasi: Siaran   masing, namun semuanya tetap     norma yang ada,” tutur Minarni. 
            Berkualitas, Masyarakat Cerdas’.   berada di dalam bingkai Merah Putih,   Selain terkait konten siaran, para
            Pengumpulan esai peserta terpilih nanti   yakni warna Indonesia. Hal tersebut   peserta Parja 2021 diharapkan bisa
            akan dibukukan dalam buku kumpulan   sebagai salah satu wujud nyata   menilai secara kritis apakah lembaga
            esai anggota Parlemen Remaja tahun   Bhineka Tunggal Ika yang menjadi   Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)
            2021 yang akan diberikan kepada   sumber kekuatan dari persatuan,   telah melakukan pengawasan terhadap
            Pimpinan DPR RI,” ujar Indra.     bukan sumber perpecahan.         lembaga penyiaran dengan baik. les



                                                                         TH. 2019      EDISI 171      PARLEMENTARIA     75
                                                                        TH. 2021      EDISI 201      PARLEMENTARIA                        75
   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80