Page 79 - MAJALAH 108
P. 79
POJOK PARLE
Kali Ini DPR Ditantang
Pada setiap rapat DPR, biasanya para anggota dewan melontarkan kata-kata yang isinya
meminta pemerintah atau pasangan kerja untuk meningkatkan kinerjanya berkaitan dengan
kepentingan masyarakat atau pelayanan umum. Kata-kata itu seperti mendesak, meminta,
menghimbau, mendorong dan kata-kata lain yang sejenis.
Namun dalam rapat dengan se- Islam Indonesia Yogyakarta melihat mengatakan, dua hal yaitu secepat-
jumlah pakar hukum pidana dan kinerja KPK ini lambat dan terkesan nya DPR melakukan revisi UU KPK.
tata negara kali ini, para anggota takut. Contohnya untuk menetap- Namun ditanggapi oleh anggota
Dewan yang tergabung dalam Tim kan dua tersangka kasus Century, Timwas” Berani nggak? Yang kedua,
Pengawas kasus Bank Century, gilir- Deputi Gubernur BI BM dan SF saja Pimpinan KPK diminta pertang-
an yang mendapat tantangan. Tidak debatnya panjang di kala ngan KPK. gungjawabannya oleh publik. Harus
main-main. Tantangannya adalah Apalagi mengusut aktor-aktor lain- diminta pertanggungjawabannya,
berani tidak DPR merevisi UU ten- nya. sebab kasus yang hampir 5 tahun
tang KPK. Mungkin di mata publik ini malah berlarut-larut tidak tuntas.
kinerja KPK Pimpinan Abraham Sa- Dari situ diketahui bahwa Pimpin-
mad dinilai berani dan penuh ge- an KPK tidak solid, lain dengan dulu. Dengan nada prihatin Prof. Romli
brakan. Seolah tak pandang bulu, Padahal, sebenarnya kasus Century mengatakan bahwa mereka yang di
semua koruptor dilibas dan diberan- sudah terang benderang, tidak per- fit and propertest di DPR, ternyata
tas habis. lu muter-muter sebab ada preseden- tidak lagi fit and proper. “Aneh ya,
nya, yaitu kasus cek pelawat. Dalam apakah memang sengaja Komisi III
Namun ternyata tidak di mata kasus cek pelawat jelas Dewan Gu- DPR memilih orang yang aneh-aneh
pengamat, terutama pakar hukum bernur BI bertangung jawabnya seperti itu,” ujarnya disambut gelak
pidana. Prof. Romli Asmasasmita karena kolektif kolegial. tawa anggota Timwas Century DPR.
dari Universitas Padjajaran Ban dung (mp) Foto: Wahyu/Parle.
dan Prof. Mudzakir dari Universitas Lalu bagaimana solusinya, Romli
PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 79

