Page 75 - MAJALAH 108
P. 75
ungkap Fatin sambil tersenyum. gadis berhijab ini pun mengatakan tanda penduduk). Malah diakuinya,
Bahkan saking senangnya mereka bahwa untuk saat ini dirinya belum ia pun sudah mendapat SIP, atau
mendengarkan suara merdu Fatin, tertarik dengan dunia tersebut. surat ijin pacaran, lho kok?!!..
sampai-sampai gadis manis itu pun Hal tersebut sangat dimaklumi
didapuk untuk kembali menyanyikan mengingat tahun ini Fatin baru “Ia aku sudah 17 tahun, sudah
lagu tambahan. memasuki usia 17 tahun. Usia punya KTP, sudah punya SIP atau
yang baru tergolong dewasa dalam surat ijin pacaran dari orangtua,
“Terus mereka minta tambah dua undang-undang. hehe,”ujar Fatin terkekeh.
lagu lagi, padahal kan harusnya aku
sudahan. Tapi ya gak apa-apa aku Usia 17 tahun bagi Fatin adalah Fatin mengatakan orangtuanya
akhirnya nyanyi lagi,” katanya. usia yang sudah tidak dikatakan memang membolehkannya untuk
anak-anak lagi. Dan untuk pertama memiliki pacar, namun sang
Berbicara tentang dunia politik, kalinya ia mengantongi KTP (kartu pacar jika ingin mengajak pergi
harus terlebih dahulu meminta
ijin langsung kepada ayahnya.
Begitupun jika sepulang mereka
dari berpergian, sang pacar harus
menyerahkan kembali Fatin kepada
sang ayah.“Beratkan syaratnya,”
tawa Fatin.
Tahun 2014 bisa dikatakan
menjadi tahun perdana dirinya
untuk menjadi pemilih dalam
sebuah pemilihan umum. Ia pun
mengaku sudah memiliki jawara
yang akan di pilihnya sebagai wakil
rakyat mendatang.
“Aku udah punya calon yang nanti
akan aku coblos di pemilu April
mendatang. Tapi masih rahasia
ya,”ungkapnya,
Berbicara tentang pemilu, Fatin
memiliki pengalaman lucu. Dalam
pemilihan umum tahun 2009 lalu,
ia belum berhak memilih, namun
karena ingin dikatakan sudah
dewasa, dengan iseng ia ikut
mencelupkan jarinya ke tinta para
petugas di TPS (tempat pemungutan
suara) saat kedua orangtuanya
tengah menggunakan hak suaranya.
“Dulu biar dibilang udah dewasa,
aku ikut ibuku ke TPS terus celupin
tinta ke tanganku. Tapi besok aku
bener-bener menjadi pemilih,”kata
Fatin sambil tertawa. Ia pun
berharap ke depannya ia tidak salah
dalam memilih wakil rakyat yang
akan memperjuangkan aspirasi
masyarakat Indonesia. (Ayu) Foto:
Ayu/Doc?Parle.
PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 75

