Page 73 - MAJALAH 108
P. 73
Fatin, tak jauh beda dengan garis-garis, dengan malu-malu ia Dalam kesempatan itu Fatin
gadis remaja lainnya. Selain tampil dihadapan para juri yang mengakui keunggulan olah vocal
mengikuti olahraga beladiri, ia notabene merupakan artis senior dari Novita Dewi. Meski demikian hal
pun tak ketinggalan mengikuti dan ternama itu. itu tak menyurutkan semangatnya
perkembangan musik tanah air untuk memberikan yang terbaik
dan mancanegara. Tak jarang Tak disangka, lewat lagu Grenade yang ia bisa. Bahkan dengan sekuat
ia b er senandung di dalam milik Bruno Mars, Fatin mendapat tenaga ia mencoba menutupi segala
kamar ataupun di kamar mandi tepukan tangan meriah dari kekurangannya, termasuk dalam
menyanyikan lagu-lagu yang keempat juri, Rossa, Ahmad Dhani, hal menghafal lirik lagu. Maklum,
memang tengah “in” di kalangan Mulan dan Bebi Romeo. Dapat dalam beberapa babak Fatin pernah
anak muda. Namun, saat itu sama diduga, ia pun dapat dengan mulus beberapa kali lupa lirik.
sekali tidak ada dalam pikirannya melenggang ke babak berikutnya.
jika ia harus menggeluti dunia tarik Satu per satu “saingannya” Namun, takdir berkata lain,
suara, apalagi menjadi seorang artis ditinggalkannya“competitor” nya dewi fortuna menghampirinya.
terkenal. ditinggalkannya. Dan singkat Lewat lagu “Katakan Tidak” yang
cerita, masuklah ia dalam babak ia nyanyikan secara duet dengan
Nasib, berkata lain. Suatu hari Final. Novita Dewi menjadi saingan penyanyi remaja Afgansyah
ia dengan slogan “coba-coba” terberat Fatin ketika itu. Rez a, disusul dengan lagu
mengikuti ajang X Factor Indonesia, kemenangannya bertitel “Aku
yang memang baru pertama kali Memilih Setia”, putri pasangan Fatin
diadakan di tanah air. Masih diingat Bahari Lubis dan Nurseha ini pun
Fatin, kondisinya ketika itu bisa didapuk sebagai pemenang X Factor
dikatakan kurang fit. Namun, Indonesia musim pertama.
karena orangtua dan pihak
sekolah mengijinkannya Album dan Film Perdana
untuk mengikuti audisi
ajang pencarian bakat Dapat diduga, usai menjadi jawara
bernyanyi itu, ia pun tak di ajang X Factor, praktis hari-hari
kuasa untuk menggagalkan Fatin pun berubah. Dari nobody
n i a t co b a - co b a ny a menjadi somebody. Semakin
mengikuti komp etisi banyak orang yang mengenal
tersebut. Dengan masih dirinya, tak sedikit yang memanggil-
mengenakan seragam manggil namanya ketika ia
sekolah abu-abu yang tengah melewatkan kebersamaan
dipadukan dengan sweater dengan orangtua ataupun teman-
temannya. Tidak hanya itu, jika
sebelumnya, selepas pulang
sekolah ia langsung
kembali pulang ke
rumah, kini hari-harinya
disibukkan dengan
b e r b a ga i ja d w a l
kegiatan, latihan,
wawancara, syuting
dan show. Meski
waktu kebersamaan
dengan orangtua
dan adiknya sedikit
tersita, namun itu
tak mengurangi
rasa syukurnya.
Ia bersyukur bisa
merasakan semua
itu di usianya yang
masih terbilang
muda. Padahal
t i d a k s e dik i t
orang yang ingin
mencapai posisi
PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 73

