Page 68 - MAJALAH 108
P. 68
Pelayanan Medis di Tarhil Sumaysi.
Dia juga mendesak kepada peme-
rintah untuk meminta keterangan
kepada otoritas setempat menge-
nai praktek sweeping barang TKI di
Tarhil yang disita, hilang dan tanpa
ada pemberitahuan serta tidak ada
resi. “Pihak petugas Tarhil Sumaysi
terus melakukan sweeping barang-
barang TKIO termasuk peralatan
mandi. Barang disita tanpa diberi
resi. Bahkan, salah satu TKIO me-
laporkan dia mendapat izin keluar
ruangan untuk periksa tasnya dan
kedapatan semua perhiasan dan
uang hilang dari tas,” jelasnya.
Dia mendesak kepada pemerintah
untuk segera memulangkan TKIO
secara massal menggunakan arma-
da laut. Menurutnya, jika menggu-
nakan pesawat akan besar biayanya
dan TKI tidak dapat langsung dipu-
langkan karena semua penerbangan
diprioritaskan bagi rombongan haji
yang pulang ke negara masing-ma-
sing.
“Perlu segera diberikan akses dan
membantu menyalurkan hasil sum-
bangan dari masyarakat berupa
minuman, makanan, obat-obatan,
kondisi tempat penampungan serta alasan untuk menunda pemulangan pampers, pembalut perempuan
bagaimana proses dokumen keimi- sekitar 7 ribu tenaga kerja Indonesia yang sangat diperlukan bagi para
grasian apakah sudah berjalan atau (TKI) yang overstay di Arab Saudi. TKIO. Karena hanya KBRI/KJRI yang
tidak. “Pemerintah kan punya anggaran,” mempunyai akses masuk ke dalam,”
kata anggota Timwas TKI, Poempida tambahnya,
Sementara anggota Komisi IX Hidayatullah di gedung DPR, belum
DPR dari Partai Golkar Poempida lama ini. Pasalnya, pemberian konsumsi
Hidayatullah Pemerintah tak ada dan obat-obatan yang disediakan
Anggaran dimaksud, lanjutnya, oleh KJRI/KBRI dan pemerintah
terkait situasi darurat. Pemulangan Arab Saudi tidak optimal dan tidak
TKI termasuk masalah darurat dan sebanding dengan jumlah TKI
dana itu, katanya bisa digunakan sehingga kesehatan para TKIO
untuk menyewa pesawat.”Tapi menurun.
kenapa seolah-olah pemerintah
gamang dalam merespon persoalan “Kita mendesak pemerintah seriu-
TKI di Arab Saudi,” ujarnya si persoalan TKI di luar negeri, Ne-
gara berkewajiban melindungi war-
Sementara Anggota Komisi IX ga negaranya tanpa pandang bulu,
DPR RI, Rieke Diah Pitaloka meminta jelang ekonomi Asean harus siap-
pemerintah untuk menambah kon- kan secara matang tenaga kerja In-
sumsi, obat-obatan dan jumlah tim donesia agar bisa bersaing dengan
medis untuk para Tenaga Kerja In- Negara lain. Siapkan Tenaga kerja
donesia Overstayer (TKIO) di Tarhil yang mampu bersaing dan mindset
Sumaysi, Arab Saudi. Berdasarkan dipekerjakan luar negeri dapat di-
data dari KBRI, terdapat kurang le- luar negeri,” terangnya. (si) Foto: Eka
bih 7.885 TKIO Butuh Makanan dan Hindra/Parle.
68 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013

