Page 66 - MAJALAH 80
P. 66
SOROTAN
PANJA KS :
Janji Tuntaskan kisruh IPO
Kisruh mengenai penawaran perdana saham PT Krakatau Steel (KS) mendorong DPR
untuk membentuk Panja yang bertugas menyelidiki adanya kejanggalan-kejanggalan
saat penawaran saham perdana/Initial Public Offering (IPO) PT Krakatau Steel.
kata dia, masih belum merasa puas
dengan keterangan yang diberikan
pihak-pihak yang bersangkutan ter-
kait pembentukan harga maupun
penetapan harga IPO saham KS,
sehingga diperlukan pembentukan
panja untuk menganalisisa perma-
salahan secara lebih mendalam.
“Proses pembentukan harga
dan alokasinya sendiri perlu diba-
has lebih dalam. Harga dari under-
writer perlu dibandingkan dengan
appraisal. Seluruh data itu akan
dibahas dalam panja Komisi VI. Ini
jadi proses pembelajaran aksi kor-
porasi BNI, Mandiri, dan Garuda.
Sehingga proses ke depan akan
transparan dan akuntabel,” jelas-
asil keputusan pembentukan tungkan secara pribadi atau tidak,” nya.
Panja KS telah disepakati di kata Aria Bima. DPR juga berharap dengan
H Komisi VI DPR, mayoritas Ia menambahkan, banyak ke- mekanisme Panja tidak mengang-
Fraksi di DPR mendukung penuh janggalan dalam IPO KS, data-data gu kinerja saham KS ke depan.
panitia kerja untuk menuntaskan masih sangat tertutup sehingga “Kita harap tidak ganggu saham
persoalan saham perdana tersebut. menyulitkan melacak alur dana IPO KS ke depan, karena ini bertujuan
Begitupun dengan Komisi XI yang melalui penjatahan saham yang untuk transparan akuntabilitas IPO
membidangi persoalan perbankan, diputuskan. BUMN,” tegasnya.
secara kontinyu merekapun meng- Karena disetujui secara akla- Pada kesempatan yang berbe-
adakan RDP dengan mengundang masi di Komisi VI DPR
pihak-pihak yang terkait persoalan akhirnya Ketua Komi-
IPO KS. si VI DPR Airlangga
“Pembentukan Panja menjadi Hartarto akhirnya me-
jalan untuk membuka data-data ngetok palu pimpinan
terkait proses dan hingga penja- sebagai tanda disetu-
tahan saham IPO KS,” kata Wakil juinya Panja PT KS.
Ketua Komisi VI DPR-RI, Aria Bima Menurut Airlang-
kepada parle baru-baru ini. ga, data-data yang di
Menurut Aria, patut diduga IPO butuhkan Komisi VI
KS penuh dengan kesalahan prose- terkait kisruh kasus
dur karena tidak mengikuti aturan- ini seperti data pen-
aturan yang berlaku. “Harus diusut jatahan pasti saham
tuntas, mengapa harga saham IPO belum dapat dipenuhi
KS sangat rendah. Sisi penjatahan, dari dua kali RDP komi-
juga harus diungkap sehingga dike- si dengan pihak-pihak
tahui apakah ada pihak yang diun- terkait. Komisi VI pun,
6
7
66 | PARLEMENTARIA | Edisi 80 TH. XLI, 2010 | 67
|
66 | PARLEMENTARIA | Edisi 80 TH. XLI, 2010 || PARLEMENTARIA | Edisi 80 TH. XLI, 2010 |
TH. XLI, 2010 |
ARIA |
P
Edisi 80
ARLEMENT

