Page 77 - MAJALAH 152
P. 77

jauh dari ranger,” pesannya. Dan, masih   harus  dirasakan  sendiri
              ada sederet warning lainnya yang bikin   sih. Hehehe.
              kami deg-degan, tapi juga tidak sabar.   Setelah  puas
                 Di dermaga, kami dijemput     mengamati  si  naga
              beberapa  orang ranger. Gapura   purba yang sebelumnya
              bertulisan Selamat Datang di Taman   hanya  dilihat di buku,
              Nasional  Komodo Loh Buaya Pulau   kami  melanjutkan
              Rinca yang diapit dua patung komodo   perjalanan.  Karena
              dalam ukuran aslinya, menyambut kami.   hanya punya waktu
              Setiap wisatawan yang berkunjung   sekitar  satu  setengah jam trekking  di   Yang  bikin  makin
              wajib  melapor  kepada  petugas dan   Pulau  Rinca, kami mengambil track   sempurna, pulau cantik  ini belum
              membayar tiket masuk.            yang paling  pendek.  Jalurnya cukup   banyak dikunjungi  orang.  Siang itu,
                 Selanjutnya, dibagi dalam beberapa   terjal ditambah matahari  yang terasa   selain  rombongan kami,  hanya ada
              kelompok. Tiap kelompok yang terdiri   menyengat  di kulit.  Tapi, begitu  naik   sekitar  sepuluh pengunjung  lain yang
              atas 10-12 orang didampingi dua orang   ke perbukitan, pemandangan dari atas   semuanya  turis  asing.  Ada yang  dari
              ranger. Rangerkembali mengingatkan   memangworth it. Sangat fotogenik.  Italia serta Kanada.  Kebanyakan dari
              beberapa  aturan kepada  pengunjung.   Turun  menyusuri bukit,  kami   mereka datang ke Labuan Bajo karena
              Di antaranya, berjalan dengan tenang,   kembali melewati rumah panggung   ingin melihat komodo  langsung di
              tidak boleh terpisah  dari  rombongan,   yang  jadi ”basecamp”nya  komodo-  habitat aslinya sekaligus  menikmati
              tidak  boleh membuat  gerakan cepat   komodo. Kalau tidak jeli, bisa-bisa tidak   suasana pulau yang masih sepi. Serasa
              yang membuat komodo menyergap.   melihat  si  komodo sudah di sebelah.   di pulau pribadi.
                 Warning itu sukses membuat detak   Karena  warna kulit  mereka  seolah   Wisatawan bisa menyewa peralatan
              jantung makin cepat.  Baru  berjalan   menyatu dengan tanah dan kayu. Itulah   snorkeling, berenang, atau berjemur di
              sekitar 150 meter, ranger menunjuk   kenapa harus selalu didampingi ranger   tepi pantai. Duduk  santai menikmati
              ke  arah  bawah rumah panggung.   yang sudah mengenal betul  karakter   semilir  angin, kaki  menginjak  pasir,
              Wow!  Ada beberapa komodo sedang   dan kebiasaan komodo.          atau melakukan yoga dengan  suasana
              ngumpul. Sepertinya mereka sedang   Setelah  menguji  adrenalin  dengan   yang berbeda, juga bisa.
              arisan. Hahaha.                  trekking  di habitat komodo, kami   Tak berlebihan pujian yang banyak
                 Antara penasaran ingin melihat dari   kembali ke  kapal untuk  melanjutkan   disematkan  untuk  Pulau  Kanawa.
              dekat, tapi juga takut-takut. Tak sedikit   perjalanan ke Pulau Kanawa. Spot yang   Pulaunya memang   amat cantik,
              anggota rombongan yang berfoto dekat   tepat untuk  ”cooling down” setelah   pantainya  sangat jernih,  dan  warna
              komodo. Tentu, dengan  pengawasan   dibikin deg-degan oleh para komodo.   airnya turquoise.
              ranger. Akhirnya saya memberanikan   Dari dermaga Pulau  Kanawa,     Namun,  matahari  mulai beranjak
              diri. Berada di jarak sekitar 2 meter dari   sejauh mata memandang, air  laut   ke barat.  Saatnya berpisah  dengan
              komodo  sensasinya  benar-benar...                dengan  warna   Pulau Kanawa dan kembali ke Labuan
                                                                 biru kehijauan   Bajo. Rasanya kaki berat melangkah ke
                                                                 yang   bening  kapal. Separuh hati tertinggal di sana,
                                                                 be r padu      namun memorinya terbawa dalam hati
                                                                 de ng an       dan ingatan. Suatu hari nanti, saya akan
                                                                 pasir  putih.  kembali ke tempat ini. Ingin menjajal
                                                                 Dibingkai oleh   live  on board,  menginap di kapal.
                                                                  langit nan biru   Apalagi, masih banyak pulau-pulau di
                                                                  dan  hijaunya   sekitarnya yang belum dikunjungi. n
                                                                  pepohonan.
                                                                  Benar-benar      Ditulis oleh:
                                                                  lukisan  alam    Hendra
                                                                  yang   amat      Jurnalis Foto Jawa Pos
                                                                   menawan.



                                                                                Edisi : 152 TH. XLVII 2017 n PARLEMENTARIA  |  77
   72   73   74   75   76   77   78   79   80