Page 78 - MAJALAH 152
P. 78

HOBBY


                     menikmati kicauan perkutut dan memberi


                                         pakan koi dan arwana




              Jika group band Rock Seurieus yang digawangi vokalis berambut keriting Candil mengatakan
              “Rocker juga manusia”, begitupun halnya dengan Anggota Komisi IV DPR RI, Endro Hermono
              yang juga mengaku memiliki hobi seperti insan lainnya. Apa Hobinya? Berikut penelusuran
                             Rahayu Setiowati dan Kresno D. Moemponi dari Parlementaria.



                     a, dibalik sederet aktivitasnya   perkutut, salah satunya Pakubuwono   untuk mendapatkan Koi bibit unggul
                     sebagai wakil rakyat Politisi   cup. Tidak hanya itu, Endro juga sempat   mengawinkannya dengan jenis ikan lain,
              Ydari Fraksi Partai Gerinda ini   menjabat  sebagai  Ketua  Umum  P3SI   seperti ikan Mas. Sejatinya hal itu malah
              setiap paginya selalu menyempatkan diri   (Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh   mengurangi keaslian dari Ikan Koi itu
              menjalani serangkaian hobi lamanya,   Indonesia) sejak tahun 2001 hingga tahun   sendiri.
              mulai dari memberi  makan Ikan  Koi,   2012 silam.                   Jika burung perkutut ia nikmati lewat
              Arwana dan berternak burung perkutut.   Sayangnya, beberapa tahun setelah itu   suaranya yang merdu dan berirama, khusus
                 Pagi hari, ketika sang fajar perlahan   perkutut kesayangannya yang diberinama   untuk hobi barunya, memelihara ikan
              mulai menampakkan dirinya, setelah   Kilimanjaro itu meninggal, ia pun memilih   Koi ini, Endro mengaku ada kenikmatan
              menjalani sholat shubuh, hal yang pertama   untuk menghentikan sejenak hobinya   sendiri ketika memberi makan dan melihat
                                                   memelihara sekaligus berternak   gerak Koi dengan gesit.  Ya, Endro
                                                   perkutut. Sebagain perkutut yang   sengaja memberi makan sendiri Ikan Koi
                                                   ada  ia  jual  kepada  koleganya, dan   setiap paginya. Ia sengaja meletakkan
                                                   sebagian lagi ia hibahkan kepada   telapak tangannya yang sudah berisi Pelet
                                                   sanak kerabatnya.            (pakan ikan-red) di atas permukaan air.
                                                      “Ketika tidak ada perkutu sama   Seketika itu juga puluhan Koi tersebut
                                                   sekali di rumah memang terasa sepi   berebut untuk memakannya. Saat itu
                                                   sekali, apalagi itu hobi yang sudah   diakui Endro, tidak hanya Koi saja yang
                                                   menyatu dalam kehidupan saya   senang mendapat makan. Saat-saat itulah
                                                   hingga bertahun-tahun. Untungnya,   Endro merasakan sebuah kebahagiaan,
                                                                                kenikmatan dan ketentraman tersendiri
                                                   saat itu saya juga disibukkan dengan
             foto : dok pri/iw                     kegiatan lain,”aku Endro.    yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
                                                      Meski  kini  kembali  ke  hobi
                                                                                   “Kalau yang kasih makan orang lain,
                                                   lamanya memelihara sepuluh ekor   kenikmatannya dimana? Pelihara ikan
                                                   perkutut, namun Pria kelahiran   itu kenikmatannya adalah ketika kita
              dilakukannya  adalah  memandangi  Blitar, 10 Oktober 1958 ini pun beralih ke   memberi makan ikan dengan tangan
              dan mendengarkan kicauan beberapa   hewan ternak lainnya, yakni Ikan Koi. Hal   kita sendiri. Sama seperti Koi, saya juga
              perkututnya yang saling bersahutan seolah   itu mengingat kota kelahirannya, Blitar   memiliki beberapa ikan arwana, namun
              berlomba “unjuk gigi” memperdengarkan   terkenal sebagai penghasil bibit unggul   tentu cara memberi makan Ikan Koi
              suaranya di hadapan sang tuan.   Ikan Koi. Lho Ikan Koi kan aslinya dari   dengan arwana berbeda. Kalau Arwana,
                 Dikatakan Endro, begitu mantan   Jepang? Iya, ikan Koi memang berasal   kita hanya menggantungkan makanannya
              wakil bupati Blitar ini biasa disapa, saat ini   dari Jepang. Namun, konon para pecinta   di atas permukaan air, secepat kilat
              ia hanya memiliki sepuluh  ekor burung   dan peternak Koi banyak berasal dari   Arwana langsung menyambarnya. Saat-
              perkutut, padahal sebelumnya ia memiliki   Blitar. Mereka berusaha mengawinkan   saat itulah menjadi kenikmatan tersendiri
              56 ekor perkutut. Bahkan, beberapa   dua Koi terbaik  sehingga menghasilkan   yang sulit diungkapkan dengan kata-
              perkututnya sempat menyandang gelar   Koi dengan bibit unggul. Sementara,   kata,”jelas Endro. n(Ayu)
              juara nasional dari berbagai kompetisi   pecinta Koi dari daerah lain terkadang


              78  | PARLEMENTARIA n Edisi : 152 TH. XLVII 2017
   73   74   75   76   77   78   79   80