Page 78 - MAJALAH 139
P. 78
POJOK PARLE
foto : kresno/iw
Usulkan Kapolri Berkumis
apat Paripurna yang mengagendakan media dan publik yang berada di balkon Ruang Rapat
pengesahan Calon Kapolri Komjen Tito Paripurna Gedung Nusantara II.
Karnavian menjadi Kapolri definitif yang Dalam istilah panyandra Jawa, yakni pengetahuan
Rsemula berlangsung khidmat dan serius, untuk mendeteksi karakter seseorang berdasarkan
mendadak menjadi cair dan diwarnai senyum dan performa fisik, berkumis tebal atau dalam bahasa Jawa
tawa. Perubahan suasana ini lantaran interupsi anggota brengos bagi seorang laki-laki dewasa, ibarat ulat bulu
Dewan Michael Wattimena yang menyampaikan usulan yang berwarna hitam, bergerak sedikit demi sedikit
cukup unik. bisa membuat yang melihat menjadi berdiri bulu roma.
Bukan soal disiplin, kinerja dan citra polisi, Berkumis tebal menurut beberapa kalangan adalah
melainkan usulan agar Tito memelihara kumis, bukan tipe ideal lelaki pada umumnya. Kumis bisa mengesankan
seperti sekarang yang halus mulus tanpa rambut seorang laki-laki jantan, macho, berwibawa dan
diatas bibirnya. Kata Michael, tiga Kapolri terdahulu tangguh. Bahkan ada yang percaya memiliki kumis tebal
berkumis tebal, maukah Kapolri baru Tito Karnavian bisa membawa tuah kewibawaan.
juga memelihara kumis. Untuk mencairkan suasana rapat yang selalu
“Ini usul saja, hanya usul pribadi. Tiga periode formal, Michael Wattimena berkelakar, dengan kumis
dari kepemimpinan Kapolri, itu mulai dari Pak Timur syukur-syukur bisa meringankan masalah yang akan
Pradopo, sampai dengan Pak Badrudin Haiti, itu dihadapinya saat menjabat sebagai Kapolri.
semuanya berkumis. Harapan saya Pak Tito juga “Supaya kelihatanya agak smile, dan dengan kondisi
berkumis,” pinta Michael, politisi Partai Demokrat yang smile itu saja bisa dapat mengobati segala macam
juga memelihara kumis tebal. Sontak permintaan itu persoalan internal yang ada di jajaran Polri, maupun (eko/mp)
disambut gelak tawa oleh para Anggota Dewan, awak keamanan dan ketertiban masyarakat,” guraunya. n
78 l PARLEMENTARIA l EDISI 139 TH. XLVI - 2016

