Page 73 - MAJALAH 182
P. 73
PERNIK
para perempuan Indonesia. Di KEBUDAYAAN SEBAGAI LANDASAN 5.0, Puan memaparkan bahwa
mana, perempuan Indonesia tak PEMBANGUNAN MANUSIA masyarakat 5.0 merupakan
perlu khawatir dengan sekat dan Puan menegaskan kebudayaan gambaran ideal sebuah masyarakat
minimnya kesempatan di bidang sebagai landasan untuk yang menjunjung tinggi harkat
apa pun. Ia menegaskan, saat ini membangun manusia Indonesia dan nilai-nilai kemanusiaan yang
pintu sudah terbuka lebar, ruang ber-Pancasila menuju era berbasiskan kepada kemajuan
dan kesempatan bagi perempuan- masyarakat 5.0 yang pada teknologi (technology-based
perempuan Indonesia untuk hakekatnya adalah ‘Nation and human centered society).
berkarya di Negara Kesatuan Character Building’. Dalam konteks Puan mengungkapkan nilai-nilai
Republik Indonesia ini. tersebut, yakni nilai-nilai yang Pancasila dapat digunakan sebagai
Pencapaian yang sudah didapat terkandung dalam Pancasila. modal dasar untuk membangun
Puan hingga hari ini tidaklah Adapun, nilai-nilai tersebut antara masyarakat Indonesia 5.0. Dengan
mudah. Ini juga merupakan lain seperti nilai ketuhanan, melengkapi nilai-nilai Pancasila
salah satu buah dari kerja kemanusiaan, keadilan, solidaritas pada basis kemajuan teknologi
kerasnya selama ini. Itu semua kebangsaan, musyawarah, gotong- super-modern, seperti Artificial
membutuhkan perjuangan royong, kemakmuran bersama, Intelligence (AI), Internet of Thing
dan tentu saja semangat toleransi, saling membantu (IoT), Robotic, dan Blockchain.
keyakinan serta keinginan. Dan sesungguhnya tidak kalah lengkap “Hal ini, sesuai dengan
tak kalah pentingnya, Puan dengan nilai-nilai kemanusiaan pemikiran ahli kebudayaan bahwa
mengungkapkan, ia senantiasa yang ingin dikembangkan dalam kebudayaan memiliki arti penting
mendapat suntikan semangat Masyarakat 5.0 di negara maju. dalam pembangunan manusia.
untuk mencapai kesuksesan dari Dalam pidato ilmiahnya berjudul Pembangunan manusia ini penting,
Ibundanya Megawati Soekarno Kebudayaan Sebagai Landasan Untuk karena the most valuable of all
Putri yang merupakan Presiden Membangun Manusia Indonesia capital is that invested in human
ke-5 Republik Indonesia. Berpancasila Menuju Era Masyarakat beings,” tukas Puan. l pun/es
Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Keluarga juga didampingi oleh Presiden ke lima RI Megawati Soekarno Putri dan Wakil Presiden RI 2014-2014 Jusuf Kalla. Foto: Kresno/MAN
TH. 2019 EDISI 171 PARLEMENTARIA 73
TH. 2020 EDISI 182 PARLEMENTARIA 73

