Page 90 - Stabilitas Edisi 188 Tahun 2022
P. 90

BUMN     INSIGHT













































                                Profil PT len


                                  PT LEN (Lembaga Elektroteknika Nasional) atau Len Industri (Persero)
                                adalah satu­satunya BUMN yang bergerak dalam bisnis elektronika
                                industri dan infrastruktur hingga ke kancah global dengan standar bisnis
                                internasional. Len berdiri sejak 1965 sebagai lembaga penelitian di bawah
                                LIPI. Pada tahun 1991, LEN bertransformasi menjadi sebuah Badan Usaha
                                Milik Negara (BUMN) sebagai entitas bisnis profesional dengna nama PT Len
                                Industri (Persero). Hingga saat ini, Len Industri mampu berkembang dan
                                berinovasi untuk terus berada di garda depan dalam berbagai sektor usaha
                                di Indonesia.


                                               Jika diuraikan, secara khusus sebagai   miliar dan Rp36,1 miliar.
                                            pemimpin holding, di tahun buku 2021,   Di akhir tahun 2021, Len juga berhasil
                                            Len berhasil meraup pendapatan usaha   mengantongi kontrak on-hand total
                                            sebanyak Rp4,78 triliun atau naik 57   senilai Rp10,27 triliun atau naik 39 persen
                                            persen dari tahun sebelumnya, atau   dari tahun sebelumnya. Angka ini berasal
                                            98 persen dari target di awal tahun.   dari kontrak baru di sepanjang tahun
                                            Pendapatan 2021 berasal dari lini bisnis   2021 sebesar Rp5,9 triliun dan carry-
                                            elektronika pertahanan 21 persen, ICT 27   over dari tahun sebelumnya Rp4,3 triliun
                                            persen, transportasi perkeretaapian 27   (multiyears project). Total perolehan
                                            persen, dan renewable energy 24 persen.   kontrak tersebut mencapai 99 persen
                                            Sementara itu, EBITDA dan laba bersih   dari RKAP 2021, di mana kontrak terbesar
                                            tahun buku 2021 tercatat sebesar Rp261   berasal dari Lini Bisnis Elektronika


         90   Edisi 188 / 2022 / Th.XVII    www.stabilitas.id
   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95