Page 183 - Generasi Muda Reforma Agraria
P. 183

162   Generasi Muda Reforma Agraria

                Kondisi yang memprihatinkan tersebut dapat dibuktikan
            dengan terjadinya krisis pangan di beberapa wilayah Indonesia.
            Pembangunan   Indonesia  yang dinilai sangat  masif, ternyata
            tidak  diimbangi dengan  perluasan  lahan  pertanian  untuk
            memenuhi pasokan   pangan  nasional. Namun, hal ini juga
            semakin dilema mengingat luas tanah yang ada di Indonesia
            adalah terbatas, dimana area-area yang sebelumnya digunakan

            untuk lahan pertanian telah berubah menjadi lokasi industri
            maupun  pemukiman   penduduk. Konversi lahan   pertanian
            menjadi lahan  non  pertanian  seperti jalan, perkantoran,
            perumahan, kawasan industri, dan lain lain sudah marak sejak
            puluhan tahun yang lalu. Selama periode 1983-1993, konversi
            lahan  pertanian  dan  perkebunan  besar  (pertanian  rakyat)
            mencapai 1.30  juta  hektar  atau  7.78 persen  selama  10 tahun

            atau rata-rata 0.78 persen per tahun. Sebagian besar konversi
            lahan terjadi di Jawa (79.6%) dan jika dilihat dari jenis lahan
            yang dikonversi, 68,3 persen  adalah  lahan  sawah. Selama
            periode  1993-2003, konversi lahan  mencapai 1.28 juta  hektar
            atau  8.33 persen  selama  10 tahun, dan  sekitar  0.83 persen
            pertahun. Dari data  tersebut  diketahui terjadi peningkatan
            intensitas  konversi lahan. secara  komulatif  konversi lahan
            pertanian selama 20 tahun mencapai 2.58 juta hektar atau rata
            rata 258.448 hektar pertahun (Hadi dan Sri, 2011).

                Fakta  lain  menunjukkan  bahwa  Indonesia  merupakan
            negara yang memiliki komitmen tinggi untuk menjaga stabilitas
            ketahanan pangan global dan juga telah menandatangani Letter
            of Intent  (LOI) dengan  FAO pada  bulan  Maret  2009 sebagai

            bentuk  dukungan  terhadap  berbagai program  peningkatan
   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188