Page 185 - Generasi Muda Reforma Agraria
P. 185

164   Generasi Muda Reforma Agraria

            dihasilkan. Kedua  aspek  tersebut  tidak  bisa  dipisahkan,
            dimana  masyarakat  Indonesia  yang semakin  banyak  dari
            tahun ke tahun tentunya membutuhkan bahan pangan yang
            terus  meningkat. Selain  itu, lahan  pertanian  bawah  tanah
            yang ada  hendaknya  mampu  menghasilkan  bahan  pangan
            yang kualitasnya sama atau lebih baik dari bahan pangan yang
            dihasilkan dari lahan pertanian biasa.

                Untuk   membuka    lahan  pertanian  bawah    tanah,
            diperlukan  kesepakatan  bersama  baik  dari pemerintah
            maupun  masyarakat. Pembuatan  lahan  pertanian  di bawah
            tanah  tentunya  membutuhkan  waktu  yang tidak  sedikit.

            Selama prosesnya, harus didukung pemerintah sehingga tidak
            menciptakan  konlik di  kemudian  hari.  Perlunya  kerjasama

            dengan  pemerintah  sangat  penting, sehingga  pembukaan
            lahan pertanian di bawah tanah diharapkan tidak mengganggu
            tata  ruang pemukiman  yang sudah  ada. Selain  itu, masalah
            utama dari pembuatan lahan pertanian bawah tanah tersebut
            adalah  faktor  lingkungan  itu  sendiri. Perlu  mencari kondisi
            tanah yang sesuai untuk lahan pertanian seperti tanah yang
            subur, tidak  mudah  tergenang air, memiliki cukup  banyak

            bahan  organik, sumber  air  yang cukup, dan  mendapatkan
            sinar matahari yang cukup.
                Setelah lahan pertanian bawah tanah disiapkan, langkah
            selanjutnya  adalah  membuat  sistem  pertanian  yang sama

            dengan   biasanya.  Diperlukan  rancangan  pencahayaan,
            pertukaran udara, dan sistem perairan yang baik agar tanaman
            dapat  tumbuh  dengan  baik. Area  bawah  tanah  yang minim
            cahaya  memungkinkan   tanaman  tidak  bisa  tumbuh  dan
   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190