Page 186 - Generasi Muda Reforma Agraria
P. 186
Kumpulan Naskah Esai Terbaik Pada Lomba Esai Agraria 165
berkembang dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, maka
setelah dibuka lahan pertanian bawah tanah maka dibuat suatu
bangunan yang didesain untuk membiaskan cahaya ke segala
arah sehingga tanaman tetap memperoleh cahaya. Bangunan
tersebut dibuat seperti kubah, yang terbuat dari bahan yang
kuat seperti beton yang ditengahnya dipasang lampu besar
untuk menghasilkan cahaya terang. Sumber penerangan dari
lampu tersebut dapat berasal dari solar cell mandiri, maupun
pembangkit listrik tenaga lainnya. Bangunan yang dibuat juga
didesain memiliki sekat atau celah, sehingga memungkinkan
udara dari atas dapat masuk ke bawah sehingga tanaman juga
tidak kekurangan udara. Bagian atas dari lahan pertanian
bawah tanah tersebut juga dilengkapi dengan sebuah penutup
yang juga berguna sebagai pelindung.
Sistem perairan dari pertanian bawah tanah penulis
usulkan dari air tanah dalam. Air tanah dalam disedot
dengan menggunakan pipa, kemudian didistribusikan
dengan menggunakan pipa pemancar. Dari pipa pemancar
itulah air didistribuskan ke lahan pertanian. Pipa pemancar
tersebut dikenal dengan istilah splinker. Pada bagian atas
bangunannya juga dipasang sistem shower, yang nantinya
dapat memancarkan air dari luar, misalnya dari air hujan,
maupun dari sungai yang dialirkan menuju bangunan
tersebut. Air sungai tersebut nanti dibawa menuju suatu
tempat penampung, sebelum nantinya dialirkan menuju
shower.

