Page 172 - Reforma Kelembagaan dan Kebijakan Agraria (Hasil Penelitian Strategis STPN 2015)
P. 172

Hasil Penelitian Strategis STPN 2015  157


                  Dengan mencermati tabel 3 mulai kolom 7 hingga 9 dapat diketahui
              bahwa dari sisi/aspek nilai nominal, maka nilai nominal capital gain yang
              mengacu pada transaksi jual beli semua sampel secara keseluruhan lebih
              tinggi dibandingkan dengan  nilai  nominal  capital  gain yang  mengacu
              pada pertumbuhan ekonomi maupun laju inflasi. Jika dirata-ratakan nilai
              nominal capital gain yang mengacu pada transaksi jual beli tanah adalah
              sebesar Rp. 368.332.611,-. Untuk nilai rata-rata nominal capital gain yang
              mengacu pada pertumbuhan ekonomi adalah sebesar Rp. 59.884.479,- dan
              mengacu pada laju inflasi sebesar Rp. 102.968.547,-.

                  Analisis kedua yang akan dilakukan adalah membandingkan capital
              gain masing-masing variabel dari aspek nilai riil total. Sama halnya dengan
              analisis  pertama,  untuk  analisis kedua ini  tetap  dengan menggunakan
              formula penghitungan  seperti  yang  telah  disajikan pada  batasan
              operasional dan pengukuran variabel. Mengacu data pada tabel 3 di atas

              dan berdasarkan hasil analisis perbandingan nilai riil total masing-masing
              variabel, maka diperoleh hasil yang akan disajikan pada tabel 4 berikut :
   167   168   169   170   171   172   173   174   175   176   177