Page 177 - Reforma Kelembagaan dan Kebijakan Agraria (Hasil Penelitian Strategis STPN 2015)
P. 177
162 Reforma Kelembagaan dan Kebijakan Agraria
Dengan mencermati tabel 4 kolom 5, 7 dan 9 dapat diketahui bahwa
dari sisi aspek nilai riil total, maka nilai riil total capital gain yang mengacu
pada transaksi jual beli, semua sampel secara keseluruhan mempunyai nilai
lebih tinggi dibandingkan dengan nilai riil total capital gain yang mengacu
pada pertumbuhan ekonomi maupun laju inflasi. Jika dirata-ratakan nilai
riil total capital gain yang mengacu pada transaksi jual beli tanah adalah
sebesar 79,47% selama 4 tahun Untuk nilai rata-rata riil total capital gain
yang mengacu pada pertumbuhan ekonomi adalah sebesar 13,92% dan
mengacu pada laju inflasi sebesar 25,22% selama 4 tahun.
Analisis ketiga yang akan dilakukan adalah membandingkan capital
gain masing-masing variabel dari aspek nilai riil rata-rata per tahun. Pada
prinsipnya analisis ini merupakan turunan dari analisis kedua. Dalam arti,
hasil dari analisis kedua kemudian dibagi dengan lama waktu investasi
sehingga akan diperoleh riil rata-rata capital gain per tahun. Sama halnya
dengan analisis pertama dan kedua, untuk analisis ketiga ini tetap dengan
menggunakan formula penghitungan seperti yang telah disajikan pada
batasan operasional dan pengukuran variabel. Mengacu data pada tabel 4
di atas dan berdasarkan lama waktu investasi maka riil rata-rata capital
gain per tahun akan disajikan pada tabel 5 berikut :

