Page 169 - Relasi Kuasa: Dalam Strategi Pertanahan di Desa Prigelan
P. 169
160 Aristiono Nugroho, Suharno, dan Tullus Subroto
Selain strategi penguasaan tanah, Pemerintah Desa Prigelan
juga menerapkan strategi pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan
tanah. Keempat strategi inilah yang disatukan menjadi strategi
pertanahan, yang diterapkan secara bertahap di Desa Prigelan.
Strategi pertanahan yang telah menciptakan keadilan penguasaan,
pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah di desa ini, akhirnya
meningkatkan kesejahteraan petani. Angka kemiskinan di Desa
Prigelan yang relatif rendah (7,86 %) merupakan bukti nyata atas
keberhasilan penerapan strategi pertanahan di desa ini, terutama
dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Setelah keadilan dan
kesejahteraan dapat dirasakan oleh petani, maka harmoni sosial
semakin mudah terwujud di desa ini.
Oleh karena sebagian besar masyarakat di Desa Prigelan
berprofesi sebagai petani, maka pemberdayaan petani melalui
penerapan strategi pertanahan adalah sesuatu yang penting bagi desa
ini. Ketika di desa ini telah dicapai keadilan dalam hal penguasaan,
pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah, maka yang paling
merasakan manfaatnya adalah petani desa ini. Manfaat semakin
terasa, ketika para petani mampu menjadikan keadilan tersebut
sebagai landasan bagi pencapaian kehidupan mereka yang lebih
sejahtera. Setelah kesejahteraan tercapai, maka Desa Prigelan akan
“hidup” dalam suasana harmonis, sehingga semakin meningkatkan
kepercayaan petani atas ketepatan strategi pertanahan yang
diterapkan.
Dengan demikian penerapan strategi pertanahan oleh
Pemerintah Desa Prigelan merupakan kebijakan lokal yang tepat,
karena strategi ini mendapat dukungan dari para petani. Selain itu,
dukungan juga datang dari Gapoktan “Mekar Sari” Desa Prigelan dan
seluruh kelompok tani di Desa Prigelan, sehingga semakin bulatlah
dukungan para petani terhadap penerapan strategi pertanahan.

