Page 340 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 340

BAGIAN V   319
                                                              Pelaporan

            SAP berbasis akrual juga dilengkapi kerangka konseptual yang
            menjadi acuan dalam mengatasi isu-isu akuntansi yang belum diatur
            secara eksplisit dalam PSAP. Dengan kerangka konseptual yang jelas,
            pemerintah memiliki pijakan yang kuat untuk menjaga konsistensi
            dan kualitas  pelaporan, sekaligus mengurangi peluang manipulasi
            atau salah saji informasi keuangan.
                Untuk menerjemahkan  standar ini ke dalam praktik kerja di
            lapangan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan menerbitkan
            aturan pelaksanaan berupa Peraturan Menteri Keuangan Nomor 217
            Tahun 2022. PMK ini menetapkan sistem akuntansi dan pelaporan
            keuangan pemerintah pusat yang wajib  diikuti  oleh setiap entitas
            akuntansi, mulai  dari  satuan  kerja, kantor  vertikal, hingga  unit
            pengelola barang milik negara. Dalam PMK tersebut, sistem akuntansi
            dan pelaporan keuangan  dipecah menjadi  beberapa subsistem,  di
            antaranya Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah
            Pusat (SAPP), Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Bendahara
            Umum Negara (SABUN), Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
            Instansi (SAI), dan subsistem lain yang menangani pengelolaan utang,
            hibah, investasi, maupun pinjaman. Fragmentasi sistem ini dirancang
            agar  setiap aspek pengelolaan keuangan negara dapat dicatat dan
            dilaporkan secara komprehensif tanpa ada celah yang luput.

                PMK 217 Tahun 2022 juga menegaskan pentingnya penggunaan
            sistem aplikasi  yang  terintegrasi  lintas kementerian  dan lembaga.
            Penggunaan aplikasi ini menjadi penopang agar proses pencatatan,
            rekonsiliasi,  dan  pelaporan  dapat  dilakukan  secara  efisien  dan
            meminimalkan kesalahan manual.  Dengan adanya sistem aplikasi
            yang terhubung, data keuangan yang dihasilkan dari berbagai modul
            bisa disatukan ke dalam  laporan keuangan konsolidasian tingkat
            pemerintah pusat. Hal ini selaras dengan semangat PP 8 Tahun 2006
            yang mewajibkan laporan keuangan pemerintah untuk disusun secara
            transparan, akuntabel, dan konsisten dengan standar akuntansi yang
            berlaku.
                Tidak berhenti pada pengaturan sistem, PMK Nomor 62 Tahun
            2023 juga memberi penguatan pada aspek akuntansi dan pelaporan
   335   336   337   338   339   340   341   342   343   344   345