Page 164 - Pengembangan Kebijakan Agraria: Untuk Keadilan Sosial, Kesejahteraan Masyarakat dan Keberlangsungan Ekologis
P. 164

Integrasi “Reforma Agraria” dengan
                  Rencana Pembangunan Wilayah dan

                         Pengentasan Kemiskinan
                         (Studi di Tasikmalaya dan Blitar)


                           Eko Cahyono & Didi Novrian










                  ita-cita para pendiri Republik ini, cita-cita perjuangan
             Ckemerdekaan dan Revolusi Indonesia pada hakikatnya berisi
                   1
             tiga hal : (a)mengubah susunan masyarakat, yaitu dari masyarakat
             warisan stelsel feodalisme dan kolonialisme, menuju ke arah susunan
             masyarakat yang bebas dari penindasan, bebas dari ketidakadilan
             struktural, bebas dari eksploitasi manusia oleh manusia, serta
             menuju masyarakat demokratis; (b)membangkitkan jiwa merdeka
             dan semangat kemandirian serta mengikis mentalitas bangsa
             terjajah (di kemudian hari dirumuskan sebagai nation and character
             building); dan (c) membangun secara fisik sarana-sarana ekonomi
             untuk kesejahteraan rakyat secara adil dan merata. Dalam lintas
             sejarah, praktik dan kebijakan Reforma Agraria (selanjutnya cukup
             ditulis ‘RA’ saja) di Indonesia, sejak awal kemerdekaan hingga
             era Reformasi, belum dapat ditempatkan dalam jalur cita-cita

             1.  Lihat Shohibuddin (Ed.), Reforma Agraria Perjalanan Yang Belum Usai,
                (STPN Press: Yogyakarta, 2009).

                                     — 145 —
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169