Page 199 - Jalan Penyelesaian Persoalan Agraria: Tanah Bekas Hak, Pengakuan Hukum Adat, Penataan Tanah Batam, Percepatan Pendaftaran Tanah, dan Integrasi Tata Ruang
P. 199

182    Sri Kistiyah, Rochmat Martanto, A.H. Farid

            3.  Perencanaan adalah suatu usaha untuk membuat suatu rencana
               tindakan,  artinya  menetukan  apa  yang  dilakukan,  siapa  yang
               melakukan, dan dimana hal itu dilakukan.
            4.  Perencanaan  adalah  suatu  penentuan  sebelumnya  dari  tujuan-
               tujuan  yang  diinginkan  dan  bagaimana  tujuan  tersebut  harus
               dicapai. Perencanaan dalam arti seluas-luasnya tidak lain adalah
               suatu proses mempersiapkan secara sistematis kegiatan-kegiatan
               yang akan dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, oleh
               karena  itu  pada  hakikatnya  terdapat  pula  tiap-tiap  jenis  usaha
               manusia (Bintoro Tjokroamidjojo, 1987).
                 Albert  Waresten  menyebutkan  bahwa  perencanaan  adalah
            melihat kedepan dengan mengambil pilihan sebagai alternatif dan
            kegiatan  untuk  mencapai  tujuan  masa  depan  dan  kegiatan  yang
            hendak  dicapai  dalam  jangka  waktu  tertentu.  Conyers  dan  Hills
            (Arsyad 1999:19) berpendapat bahwa perencanaan adalah suatu pro-
            ses yang berkesinambungan yang mencakup keputusan-keputusan
            atau  pilihan-pilihan  bebagai  alternatif  penggunaan  sumber  daya
            untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu di masa yang akan datang.
                 Sehingga  dari  beberapa  pengertian  diatas  dapat  disimpulkan
            bahwa suatu perencanaan tidak lain dari susunan (rumusan) siste-
            matik mengenai langkah (tindakan-tindakan) yang akan dilakukan
            dimasa depan, dengan didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan
            yang seksama atas potensi dan faktor-faktor eksternal, dan pihak-
            pihak yang berkepentingan dalam rangka pencapaian suatu tujuan
            tertentu.
                 Fungsi perencanaan tidak hanya pada permulaan kegiatan tetapi
            bersifat  menyeluruh  mulai  dari  persiapan sampai  kepada  penyele-
            saian,  bahkan  juga  berguna  pada  pasca  pelaksanaan.  Untuk  kebe-
            naran pancapaian tujuan dapat dibedakan 3  (tiga) fungsi perenca-
            naan yaitu:
            a.  Tolok  ukur:  Merupakan  titik  pangkal  dari  kegitan  mengenai
               peraturan waktu, pengaturan langkah–langkah, pengaturan peng-
               gunaan dana dan sumber daya, dengan fungsi ini dapat di ketahui
               dan di bedakan apa yang di sebut dengan salah perencanaan atau
               penyimpangan, perubahan kebijaksanaan, penyesuain teknis dan
               lainnya.
   194   195   196   197   198   199   200   201   202   203   204