Page 42 - 156-PENERAPAN_RANGKAIAN_ELEKTRONIKA
P. 42
PENERAPAN RANGKAIAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar 2.10 Cara Mengukur SCR dengan Multimeter
Sumber: http://www.marthamatika.com/2017/11/mengukur.scr.dengan.multimete r.html
b. Hubungkan Probe Hitam Multimeter (Negatif) ke kaki Anoda SCR dan Probe
Merah Multimeter (Positif) ke kaki Katoda SCR.
c. Baca hasil pengukuran di layar Multimeter, hasil pengukurannya harus
menunjukan nilai resistansi yang tinggi. Jika hasil pengukurannya
menunjukan nilai resistansi yang sangat rendah, maka SCR tersebut
dinyatakan hubung singkat (Short)/ rusak.
d. Hubungkan Probe Merah Multimeter (Positif) ke kaki anoda SCR dan Probe
Hitam Multimeter (Negatif) ke kaki Katoda SCR.
e. Baca hasil pengukuran di layar Multimeter, hasil pengukurannya juga
harus menunjukan nilai resistansi yang tinggi. Jika hasil pengukurannya
menunjukan nilai resistansi yang sangat rendah, maka SCR tersebut
dinyatakan hubung singkat (Short)/ rusak.
f. Pada kondisi Probe Merah dan Probe Hitam masih terhubung di kaki SCR
seperti pada langkah ke-4, hubungkan kaki Anoda dan kaki Gate pada
SCR dengan menggunakan sebuah kabel penghubung (jumper). Jika
SCR berfungsi dengan baik maka nilai resistansi yang tampil pada layar
Multimeter akan menunjukan nilai resistansi yang sangat rendah. Nilai
resistansinya ini akan tetap rendah meskipun kabel penghubung jumper
tersebut dilepas.
Jumper atau Kabel penghubung ini berfungsi untuk memberikan
arus ke kaki “Gate” SCR atau sebagai pemicu “Trigger” SCR.
TEKNIK ELEKTRONIKA 27
INDUSTRI