Page 34 - FLIPBOOK KIMIA MATERI LAJU REAKSI
P. 34
Teori Tumbukan dan Energi Aktivasi
Reaksi kimia terjadi akibat adanya tumbukan antar
partikel-partikel zat pereaksi yang menghasilkan energi
yang cukup serta arah tumbukan yang tepat untuk Syarat tumbukan
memulai reaksi. Partikel-partikel yang terdapat dalam gas, efektif adalah arah /
zat cair dan larutan selalu bergerak secara acak. orientasi partikel tepat
pergerakan partikel-partikel yang acak ini akan dan memiliki energi
mengakibatkan terjadinya tumbukan antar partikel. yang cukup
Tumbukan antar partikel ini akan menghasilkan energi
yang dapat menyebabkan terjadinya reaksi. Akan tetapi,
Jumlah energi yang dihasilkan harus mencukupi untuk memulai terjadinya reaksi.
Hanya tumbukan efektif yang akan menghasilkan zat hasil reaksi. Kefektif suatu
tumbukan tergantung pada posisi molekul-molekul dan energi kinetik (Energi
aktivasi) yang dimilikinya. Jadi reaksi akan berlangsung pada tiga hal berikut :
1. Frekuensi Tumbukan
2. Energi partikel pereaksi
3. Arah tumbukan
A. Posisi/Orientasi Molekul
Molekul pereaksi dalam wadahnya selalu bergerak kesegala arah dan
berkemungkinan besar bertumbukan satu sama lain, baik dengan molekul yang sama
maupun berbeda. Tumbukan itu dapat memutuskan ikatan dalam molekul preaksi
dan kemudian membentuk ikatan baru yang menghasilkan molekul hasil reaksi. Akan
tetapi, Tidak semua tumbukan menghasilkan molekul hasil reaksi.
Molekul yang bereaksi haruslah memiliki arah orientasi yang tepat. Jika arah
orientasi molekul yang bertumbukan tepat, maka akan terbentuk kompleks
teraktivasi dan dengan segera akan menjadi molekul hasil reaksi. Sedangkan jika
arah orientasi molekul yang bertumbukan tidak tepat, maka tidak akan terbentuk
kompleks teraktivasi dan produk melainkan menjadi molekul.
Tumbukan yang menghasilkan reaksi disebut tumbukan efektif. Tumbukan yang
efektif dapat memutuskan ikatan dalam molekul pereaksi kemudian membentuk
ikatan baru yang menghasilkan molekul hasil reaksi. Tumbukan itu berlangsung
secara efektif jika arah atau orientasi dari partikel yang bertumbukan itu tepat,serta
memiliki energi yang cukup untuk memutuska ikatan-ikatan pada zat-zat yang
bereaksi. Energi yang cukup inilah yang dimaksud dengan energi aktivasi. Energi
aktivasi itu merupakan energi minimum yang harus dimiliki partikel-partikel atau
molekul-molekul agar tumbukannya menghasilkan suatu reaksi. Sebagai Ilustrasi mi-
25