Page 37 - FLIPBOOK KIMIA MATERI LAJU REAKSI
P. 37
eksoterm. Dan bila sebaliknya, maka reaksi adalah menyarap kalor atau endoterm.
Tumbukan yang menghasilkan reaksi disebut reaksi efektif. Energi minimum yang
harus dimiliki oleh partikel peraksi sehingga menghasilkan tumbukan efektif disebut
energi pengaktifan (Ea).
1. Teori tumbukan dan konsentrasi awal peraksi
Semakin besar konsentrasi pereaksi, semakin besar jumlah partikel pereaksi
sehingga semakin banyak peluang terjadi tumbukan. Hal ini menyebabkan semakin
besar peluang untuk terjadinya tumbukan efektif antar partikel. Semakin banyak
tumbukan efektif laju reaksi semakin cepat.
2. Teori tumbukan dan luas permukaan
Luas permukaan mempengaruhi cepat atau lambatnya suatu reaksi. Pengaruh
luas permukaan terhadap laju reaksi berkaitan erat dengan istilah bidang sentuh
atau tumbukan. Bidang sentuh merupakan bidang batas campur antar zat satu
dengan zat lainnya. Pada campur yang heterogen reaksi hanya terjadi pada batas
bidang campuran. Hal ini membuat bidang sentuh menjadi sangat berpengaruh
terhadap laju reaksi. Semakin luas permukaan semakin banyak peluang terjadinya
tumbukan antar pereaksi. Semakin banyak tumbukan yang terjadi mengakibatkan
semakin besar peluang terjadi tumbukan yang menhgasilkan reaksi. Akibatnya laju
reaksi semakin cepat.
3. Teori tumbukan dan Suhu
Pada suhu tinggi, partikel-partikel yang terdapat dalam suatu zat akan bergerak
(bergetar) lebih cepat dari pada suhu rendah. Suhu dapat meningkatkan energi
kinetik partikel. sehingga jika suhu dinaikan maka energi kinetik partikel akan
meningkat sehingga partikel akan bergerak menjadi cepat. Hal ini membuat peluang
terjadinya tumbukan partikel semakin besar yang mengakibatkan proses terjadinya
reaksi semakin cepat.
4. Teori tumbukan dengan energi aktivasi dan katalis
Reaksi kimia yang terjadi ketika partikel-partikel yang bereaksi (peraksi) saling
bertumbukan. Namun, tidak semua tumbukan yang terjadi menghasilkan zat baru.
Zat baru dapat dihasilkan dari tumbukan yang berlangsung sempurna. Tumbukan
sempurna dinamakan tumbukan efektif. partikel zat yang bertumbukan kadang-
kadang juga tidak lanngsung berubah menjadi zat hasil. Tumbukan tersebut terlebih
dahulu membantuk suatu molekul kompleks yang disebut molekul kompleks
teraktivasi. pembentukan molekul kompleks teraktivasi berhubungan dengan energi
aktivasi.
28