Page 7 - E-MODUL TERMODINAMIKA BERBASIS FBL
P. 7
PENDAHULUAN
Mata pelajaran fisika merupakan salah satu mata pelajaran dari bidang Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA) yang mempelajari tentang fenomena-fenomena alam yang
dapat diamati oleh panca indra manusia serta berisikan fakta, konsep, dan prinsip
yang berdasarkan pada pengamatan tentang fenomena-fenomena alam dan disusun
secara sistematis. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dikategorikan sebagai ilmu yang
bersifat induktif, maksudnya ilmu yang dibangun atas dasar penyimpulan kejadian-
kejadian khusus di alam. Pembelajaran fisika bertujuan agar dapat mengembangkan
proses pengalaman belajar mulai dari merumuskan masalah, mengajukan dan
menguji hipotesis melalui percobaan, merancang dan merakit alat percobaan,
mengumpulkan data, mengolah dan menafsirkan data, serta mengkomunikasikan
hasil percobaan secara lisan dan tulisan melalui diskusi.
Menurut Permendikbud No. 65 tahun 2013, kurikulum 2013 menekankan pada
pendidikan karakter peserta didik yang dipandu dengan kaidah-kaidah pendekatan
ilmiah dalam proses pembelajarannya. Pendekatan ilmiah (Scientific Approach)
dalam proses pembelajaran merupakan ciri khas dari kurikulum 2013. Pendekatan
ilmiah diyakini merupakan jembatan antara perkembangan dan pengembangan
sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Model pembelajaran yang
dipandang sejalan dengan prinsip-prinsip pendekatan ilmiah salah satunya Problem
Based Learning.
Problem Based Learning (PBL) merupakan pembelajaran kontekstual yang
menghubungkan materi pembelajaran dengan konteks dunia nyata, sehingga
peserta didik dapat belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan
masalah, serta memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi
pelajaran. Problem Based Learning (PBL) menuntun peserta didik untuk mengenal
masalah, merumuskan masalah, mencari solusi atau menguji jawaban sementara
atas suatu masalah atau pertanyaan yang diajukan dengan melakukan penyelidikan,
serta menarik kesimpulan dan menyajikannya secara lisan maupun tulisan.
vii