Page 59 - Seni Dan Teknik Mengajar Daring
P. 59
SENI DAN TEKNIK MENGAJAR DARING
atau beraksi, mendiskusikan hasil penugasan secara bersamaan merupakan alat evaluasi yang
sederhana, adapun evaluasi yang merupakan umpan balik komplek yang bisa menjawab dengan
cepat adalah yang mampu memahami dari sebuah pertanyaan tersebut. Kemampuan pengajar
untuk dapat mengelola kelas diantaranya mampu memberikan evaluasi dengan segera untuk
menjaga konsentrasi dan perhatian dalam kelas pembelajaran sehingga tidak sampai kelasnya
menjadi beku atau kehilangan motivasi. Berikut pertanyaan yang dapat memandu pengajar:
1. Apakah pembelajar paham dan menerima informasi (Test mereka)
2. Apakah pembelajar ada kebingunagn/ pertanyaan (Tanya Mereka)
3. Apakah pembeljara memberikan perhataian pada prses pembealjaran (Amati mereka)
4. Apakah sesi ini membosankan (Amati mereka)
5. Apakah ada manfaat lebih dari sesi pembelajaran (Tanya mereka).
Untuk dapat melaksanakan evalausi secara sederhana maupun kompleks kemampuan
komunikasi dua arah antara pengajar dan pembelajar sangat dibutuhkan. Terlebih sebagai
pengajar yang lebih memahami tujuan, proses dan media maupun metode pembelajaran yang
disampaikan.
Pendekatan yang sedikit berbeda terkait evaluasi pembelajaran dalam pelatihan. Merujuk
evaluasi dari Kick Patrick terdapat 4 level evaluasi yakni:
1. Reaction
Mengukur sejauh mana peserta bereaksi terhadap pelatihan yang diselenggarakan. Hal
ini digunakan untuk bahan umpan balik positif penyelenggaraan pelatihan berikutnya.
Pertanyaan yang disampaikan berupa kuesioner tentang materi, instruktur topik dan
penyajian pelatihan.
2. Learning
Kegiatan ini untuk mengukur tentang hal yang telah diterima peserta. Bagaimanakah
capaian peserta sesuai tujuan pembelajaran dalam pelatihan. Misalnya ada pretes dan
post tes sesuai materi, ujian komptensi dll.
3. Behaviour
Evaluasi yang dilakukan adalah untuk melihat perubahan sikap dan perilaku peserta
latih setelah selesai pelatihan. Perubahan ini berkaitan dengan hasil dari pembelajaran
selama proses pelatihan di dunia kerja. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap
59