Page 57 - Seni Dan Teknik Mengajar Daring
P. 57

SENI DAN TEKNIK MENGAJAR DARING



                  8)  teknik demonstrasi

                  9)  teknik simulasi.

                     Nama-nama teknik umum ini sama seperti nama-nama metode umum, namun wujudnya

               tentu berbeda. Misalnya ceramah, sebagai metode, ceramah mencakup pemilihan, penyusunan,
               dan penyajian bahan. Bahkan metode ceramah juga mencakup bagaimana menyajikan bahan,

               dan biasanya teknik ceramah itu hanya salah satu teknik yang dipakai dalam suatu pertemuan

               atau kegiatan belajar mengajar.


               b. Teknik Khusus (Teknik Khusus Pengajaran Bidang Studi Tertentu)

                  Teknik  khusus  adalah  cara  mengajarkan  (menyajikan  atau  memantapkan)  bahan-bahan

               pelajaran  bidang  studi  tertentu.  Teknik  khusus  pengajaran  bahasa  mempunyai  ragam  dan

               jumlah yang sangat banyak. Hal ini karena teknik khusus mengacu kepada penyajian materi
               dalam lingkup yang kecil. Sebagai contoh, teknik pengajaran keterampilan berbahasa terdiri

               atas  teknik  pembelajaran  membaca,  teknik  pembelajaran  menulis,  teknik  pembelajaran

               berbicara,  teknik  pembelajaran  menyimak,  teknik  pembelajaran  tata  bahasa,  dan  teknik
               pembelajaran  kosa  kata.  Pembelajaran  membaca  terbagi  pula  atas  teknik  pembelajaran

               membaca permulaan dan teknik pembelajaran membaca lanjut. Masing-masing terdiri pula atas
               banyak macam. Begitulah, teknik khusus itu banyak sekali macamnya karena teknik khusus itu

               berhubungan dengan rincian bahan pembelajaran.

                  Dalam  setiap  kegiatan  belajar  mengajar,  misalnya  pengajar  bahasa  Indonesia,  hanya

               menggunakan satu metode, katakanlah metode khusus pembelajaran bahasa (yang ditunjang
               sejumlah pendekatan dan prinsip), tetapi menggunakan sejumlah teknik, baik umum maupun

               khusus. Teknik ini setiap saat divariasikan teraktif belajar secara tatap muka murni  dan daring.

               Pemahaman yang baik terhadap metode pembelajaran akan menuntun penggunaan tekniknya
               secara aplikatif, nyata dan praktis di kelas saat pembelajaran berlangusng. Teknik yang nyata

               akan digunakan secara spesifik dari masing-masing guru di sesuaikan dengan audiens, bentuk

               dan jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran.

               D.    Evaluasi Pembelajaran

                     Pembelajaran merupakan proses dinamis yang melibatakan siswa sebagai pembelajar,
               pengajar  dan  materi  pelajaran.  Kegiatan  tersebut  secara  dinamis  merupakan  program  yang

               sitematis diawali dengan perencanaan, pelaksanaan dan di akhiri sebagai evaluasi/penilaian





                                                           57
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62