Page 51 - E-Modul Berbasis CTL Materi Mobilitas Manusia Kelas XI SMA
P. 51
Epilepsi merupakan penyakit tidak menular dengan epidemiologi berdasarkan data
WHO yaitu sekitar 50 juta orang di dunia. Gejala epilepsi secara umum atau yang
menyerang seluruh bagian otak, menimbulkan penderitanya memiliki gejala yang
terjadi pada sekujur tubuhnya seperti kejang yang ditandai dengan tubuh yang
menjadi kaku selama beberapa detik, dapat menimbulkan kehilangan kesadaran atau
tidak bagi penderitanya, menyebabkan tubuh menjadi tidak terkontrol, yaitu ditandai
dengan adanya otot tubuh tiba-tiba menjadi rileks, sehingga pengidap bisa jatuh tanpa
kendali. Epilepsi disebabkan karena adanya kelebihan neurotransmitter eksitatorik
atau defisiensi dari neurotransmitter asam gama-aminobutirat (GABA).
[Sumber: https://www.istockphoto.com/]
Tahukah kalian, Epilepsi pada
dasarnya tidak bisa dicegah.
Namun, menghindari hal-hal tertentu
diyakini dapat mengurangi angka risiko mengalami epilepsi. Diantaranya yaitu
seperti menghindari cedera pada kepala, menerapkan pola hidup sehat,
beristirahat dengan cukup, berolahraga secara rutin. Menjaga kesehatan dan
menghindari stres serta kecemasan secara berlebihan, serta menjaga
kebersihan diri dan kebersihan lingkungan.
Mengonsumsi makanan yang difermentasi (mengandung probiotik) juga bisa
membantu sistem saraf untuk menjaga stabilitas GABA lho! contohnya seperti
yogurt, acar, kimchi, asinan buah. Selain itu, sebagai langkah pencegahannya
juga kita sebaiknya menghindari konsumsi berlebihan makanan mengandung
excitotoxin, karena kandungan tersebut dapat membuat neuron di otak terlalu
bersemangat sehingga rentan memicu terjadinya kecemasan, insomnia,
gangguan perhatian, dan stress. Contohnya MSG, junkfood, minuman bersoda,
dan gelatin.
[diadaptasi dari berbagai sumber]
5. Hernia Nukleus Pulposus (Saraf Kejepit)
Suatu keadaan dimana bagian nukleus pulposus
yang terbuat dari material yang berbentuk gel dalam
spinal cord keluar dari bagian yang melindunginya,
kondisi ini menyebabkan adanya penonjolan kedalam
kanalis spinalis sehingga menyebabkan nyeri
menjalar yang di timbulkan karena adanya
penekanan pada saraf spinalis (Hatlah et al., 2021).
Gambar 42. Saraf Kejepit
[Sumber: https://www.alodokter.com/]
40