Page 36 - SPH - Copy
P. 36
B. Anatomi reproduksi betina vertebrata
Sistem reproduksi betina vertebrata bertanggung jawab untuk menghasilkan,
menyimpan, dan melepaskan sel telur (ovum) serta menyediakan lingkungan
yang optimal untuk perkembangan embrio jika terjadi pembuahan. Sistem ini
melibatkan beberapa organ yang bekerja bersama untuk mendukung proses
reproduksi, mulai dari pembentukan sel telur hingga fertilisasi dan
perkembangan embrio. Berikut adalah anatomi dari sistem reproduksi betina
vertebrata:
1. Ovarium
• Struktur:
o Ovarium adalah organ utama dalam sistem reproduksi betina yang
terletak di bagian dorsal tubuh pada kebanyakan vertebrata.
o Ovarium terdiri dari folikel, yaitu unit fungsional tempat pembentukan
dan perkembangan ovum.
o Folikel ini memiliki sel granulosa dan theca yang membentuk
pelindung untuk sel telur dan memproduksi hormon estrogen yang
penting untuk perkembangan karakteristik seksual sekunder dan
regulasi siklus reproduksi.
• Fungsi:
o Oogenesis: Proses pembentukan ovum di folikel ovarium. Ovum yang
terbentuk akan matang dan siap untuk dilepaskan selama ovulasi.
o Produksi Hormon: Estrogen diproduksi oleh folikel untuk
mendukung perkembangan karakteristik seksual sekunder seperti
pertumbuhan payudara dan distribusi lemak tubuh pada betina.
Progesteron diproduksi oleh corpus luteum untuk mempersiapkan
rahim menerima embrio yang dibuahi.
2. Tuba Fallopi (Oviduk)
• Struktur:
o Tuba fallopi adalah saluran yang menghubungkan ovarium dengan
rahim.
o Dinding tuba fallopi dilapisi epitel bersilia yang membantu
memindahkan ovum dari ovarium menuju rahim.
26