Page 42 - SPH - Copy
P. 42
d. Jika partenogenesis terjadi dalam suatu populasi, maka akan menghasilkan variasi
genetik yang tinggi
e. Beberapa spesies vertebrata dapat berkembang biak secara partenogenesis
meskipun juga memiliki mekanisme reproduksi seksual
8. Dalam sistem urogenitalia vertebrata, terdapat variasi dalam struktur dan fungsi ginjal CT4
yang berkembang sesuai dengan adaptasi lingkungan. Contoh nyata adalah perbedaan
antara ginjal ikan air tawar dan ikan air laut dalam mengatur keseimbangan osmotik.
Berdasarkan prinsip adaptasi tersebut, manakah kesimpulan yang paling tepat?
a. Ginjal ikan air tawar lebih aktif dalam menyerap ion untuk mencegah kehilangan
elektrolit
b. Ginjal ikan air laut menghasilkan urin encer untuk mengurangi kehilangan air
c. Sistem ekskresi ikan tidak mempengaruhi keseimbangan osmotik tubuhnya
d. Adaptasi osmoregulasi hanya terjadi pada sistem ekskresi, tidak berhubungan
dengan sistem reproduksi
e. Ikan air tawar memiliki laju filtrasi ginjal lebih rendah dibandingkan ikan air laut
9. Beberapa spesies amfibi menunjukkan perubahan sistem reproduksi sebagai respons
terhadap kondisi lingkungan. Contohnya, pada katak Rana temporaria, ditemukan bahwa CT5
dalam kondisi lingkungan yang ekstrem, individu dapat mengalami perubahan sistem
reproduksi dari ovipar menjadi vivipar. Jika Anda seorang ahli biologi evolusi,
bagaimana Anda akan mempertahankan pendapat bahwa perubahan ini merupakan
bentuk adaptasi biologis?
a. Perubahan strategi reproduksi terjadi secara acak tanpa kaitan dengan lingkungan
b. Evolusi sistem reproduksi pada amfibi membuktikan bahwa semua spesies dapat
berubah menjadi vivipar dalam kondisi ekstrem
c. Fenomena ini menunjukkan bahwa mekanisme epigenetik dan seleksi alam
berperan dalam adaptasi reproduktif
d. Adaptasi sistem reproduksi hanya terjadi pada tingkat molekuler, bukan pada
perubahan perilaku individu
e. Semua spesies amfibi memiliki kemampuan untuk mengubah strategi
reproduksinya secara bebas
10. Dalam penelitian tentang sistem urogenitalia mamalia, ditemukan bahwa beberapa
spesies memiliki mekanisme penyimpanan sperma dalam tubuh betina untuk jangka CT5
waktu yang lama sebelum fertilisasi terjadi. Jika Anda bertugas untuk menilai
keunggulan mekanisme ini berdasarkan efisiensi reproduksi, manakah pernyataan yang
paling sesuai?
a. Penyimpanan sperma memungkinkan betina memilih waktu optimal untuk
fertilisasi, meningkatkan peluang keberhasilan reproduksi
b. Mekanisme ini justru menghambat keberhasilan reproduksi karena
memperpanjang proses fertilisasi
c. Penyimpanan sperma tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap strategi
reproduksi mamalia
d. Betina dengan mekanisme penyimpanan sperma memiliki tingkat keberhasilan
reproduksi lebih rendah dibandingkan yang tidak memiliki mekanisme tersebut.
e. Penyimpanan sperma menyebabkan gangguan hormonal yang berpotensi
menghambat perkembangan embrio
32