Page 26 - KATALOG DIGITAL SITUS PENGGING
P. 26
R A N G K U M A N
Peradaban Pengging masa hindu-budha telah diakui keberadaannya, Pengging
menjadi salah satu wilayah yang dibutuhkan sebagai pusat keagamaan. Penyebutan
kata “Pengging” sendiri belum diketahui secara pasti asal-usul dan batasan
wilayahnya. Namun, kata “Pengging” itu sudah ada bahkan ketika Kerajaan Mataram
Kuno berkembang. Pernyataan didukung dengan adanya bukti yang tertera dalam
Prasasti Pengging, dikeluarkan oleh Rakaryan I Garung pada tahun 819. Selain itu,
bukti peradaban Pengging pada masa klasik atau Hindu-Budha juga didukung
dengan adanya makam tokoh Hindu dan beberapa arca yang ditemukan disekitar
wilayah Pengging.
Kawasan wisata Pengging ini menawarkan berbagai objek wisata rekreasi
maupun religi serta terdapat pula tradisi yang masih dilestarikan hingga saat ini.
Terdapat beberapa situs peninggalan masa kejayaan Pengging yang tersebar di
wilayah Kecamatan Banyudono, seperti arca dan candi yang sudah tidak berbentuk.
Peninggalan peradaban Pengging yang masih ada dan dijaga hingga saat ini adalah
makam dari Ki Ageng Pengging Sepuh dan makam Ki Ageng Pengging II (Kebo
Kenanga). Eksistensi wilayah Pengging dari zaman Jawa klasik sampai sekarang
masih terjaga, bahkan saat ini daerah Pengging menjadi daerah yang kaya akan
tradisi dan kebudayaan yang dipercaya oleh masyarakat akan mendatangkan
kemakmuran.
23 Sejarah Lokal

