Page 67 - POWERFULL APLICATION_Neat
P. 67

“Tanpa aku engkau akan sengsara.”


          +    Tanpa engkau hidupku pincang.


          “Aku masuk ke dalam darahmu.”


          +    Itu terasa.


          “Rohku dan rohmu
          tidur bersama.”


          +    Itu pun gairahku pula.


          “Hatiku bergelora pula
          melihat kau berdiri di antara bangsamu.”


          +    Kebangkitan bangsa ini harus segera dimulai
          Kebangkitan budaya. Peremajaan budaya.
          Inilah kebutuhan dasar.
          Menguji kembali nilai-nilai lama yang aman,
          tapi gagal menjawab zaman.


          Mengerahkan keberanian
          dan meninjau kembali khayalan bangsa.
          Menghargai nalar yang merdeka
          dan menjawab tantangan cakrawala.
          Untuk ini penyair juga dibutuhkan.







          50
   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72